Asrul Asiking Apresiasi PKM Nasional ADPERTISI 2025 di Pangkep, Dorong Desa Binaan dan Kolaborasi Berkelanjutan

Asrul menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pangkep terbuka untuk memperluas kolaborasi dengan ADPERTISI dan perguruan tinggi lainnya. Ia berharap sinergi ini mampu mendorong pembangunan daerah yang lebih inklusif, berbasis pengetahuan, serta berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sekretaris Jenderal ADPERTISI, Ibrahim Pratama, S.E., M.Si., Ak., CA, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelaksanaan PKM Nasional mendapat sambutan sangat positif dari aparat pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Bahkan, banyak pihak berharap agar kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan satu hari.

“Harapan masyarakat dan pemerintah desa, ke depan durasi PKM bisa ditambah, sehingga pengetahuan dan keterampilan dari dunia kampus dapat lebih optimal dibagikan kepada masyarakat,” ujar Ibrahim.

Dia juga mengungkapkan, sejumlah desa dan kelurahan meminta agar wilayah mereka dijadikan desa binaan ADPERTISI, khususnya dalam penguatan inovasi dan penerapan teknologi praktis.

Permintaan tersebut mencakup pendampingan tata kelola administrasi desa berbasis digital dan online, hingga pengembangan UMKM melalui pemasaran digital, teknologi produksi, dan pengemasan produk.

“Ini menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap kehadiran kampus sangat konkret dan aplikatif,” kata Ibrahim yang juga mahasiswa Program Doktor Manajemen Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI).

BACA JUGA:  Kadisdik Makassar Dampingi Wali Kota dan Wawali Bagikan Seragam Gratis untuk Siswa di P Kodingareng

ADPERTISI merupakan salah satu asosiasi dosen perguruan tinggi swasta terbesar di Indonesia. Hingga 2025, organisasi ini telah memiliki 2.808 anggota dosen dari 685 perguruan tinggi swasta di seluruh provinsi, kecuali Bangka Belitung.

Organisasi ini didirikan pada 3 Juli 2018 melalui Akta Notaris Muh. Arif, SH., M.Kn. No. 01 dan disahkan melalui SK Menteri Hukum dan HAM RI No. AHU-0009494.AH.01.07.Tahun 2018. Saat ini posisi Koordinator Ketua Presidium dijabat oleh Dr. Buyung Romadhoni, SE., M.Si.

Para pendiri ADPERTISI antara lain:

Ibrahim Pratama (STIEM Bongaya Makassar)
Dr. Buyung Romadhoni (Unismuh Makassar)
Fina Diana (Universitas Patria Artha)
Dr. Kasnaeny Karim (Universitas Muslim Indonesia)
Dr. Syamsul Alam (ITB Nobel Indonesia Makassar)
Dr. Ismail Marzuki (Universitas Fajar)
Aries Kamolan (Universitas Atma Jaya Makassar)
Almarhumah Dr. Eha Sumantri (STIK Tamalatea Makassar)
Dr. Fahrisal Husain (Universitas Turatea Indonesia). ***