Menanggapi hal tersebut Kepala SMKN 9 Makassar, Drs. Muhiding, M.Si., menyatakan bahwa kami sudah mengarahkan Bursa Kerja Khusus (BKK) untuk meneliti perizinan setiap LPK atau perusahaan terlebih dahulu, apakah sudah ada dan sesuai atau belum dengan cara berkoordinasi secara intensif kepada Disnakertrans Provinsi Sulawesi Selatan dan Disnaker Kota Makassar.
Sebagai Closing statement, Rizka menanggapi isu terkait masih tingginya angka pengangguran di Kota Makassar, bahwa sesuai release data Disnaker Kota Makassar per November 2024 angka penganguran mengalami penurunan dari 10,61 juta orang menjadi 9,47 juta orang, hal ini berkat kerjasama semua pihak termasuk BKK SMKN 9 Makassar yang dua hari ini mengadakan Jobfair, ini sangat kami apresiasi, begitu pula dengan LPK atau perusahaan penyalur tenaga kerja, ini juga sangat membantu dalam menekan angka pengangguran di Kota Makassar.
Di akhir kegiatan Talkshow, Muhiding menutup kegiatan Jobfair Skansel secara resmi dengan melantukan sebuah syair “Pelaut ulung lahir dari hempasan ombak yang dahsyat, Seorang pemimpin tangguh akan lahir jika mampu menghadapi hempasan masalah yang dahsyat” serta ucapan terima kasih kepada seluruh pihak terutama kepada Bapak Kadisdik dan Kabid SMK serta Kacabdin Wil I; Kadisnakertrans, Kadisnaker Kota Makassar beserta seluruh Tim AK.1, para pimpinan perusahaan dan Direktur Industri mitra, para Narasumber talkshow, rekan-rekan Kepala SMK yang sempat hadir, seluruh tamu undangan, orang tua siswa serta seluruh unsur panitia, guru, staf TU dan siswa, teristimewa buat alumni dan para pencari kerja umum dari berbagai daerah dan berbagai latar belakang Pendidikan kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga, semoga Allah SWT senantiasa meridhio segala aktifitas kita semua, dan dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbilalamin, mari kita tutup kegiatan Jobfair SMKN 9 Makassar ini secara resmi, yang langsung disambut dengan tepuk tangan dan teriakan SMK Bisa, SMK Hebat, SMKN 9 Makassar Unggulan.












