Nona Ambon, Makassar, dan Lagu Anging Mammiri

Saat itu, anggota Korps Musik militer ini masih berusia sekira 39an tahun. Sebagai anggota militer; Bora Daeng Irate pernah tergabung dalam Batalion 718 pimpinan Kolonel Makkang Sibali. Lelaki yang akrab dipanggil Tetta ini merupakan pemimpin Orkes Daerah Baji Minasa, di mana Andi Siti Nurhani Sapada pernah bergabung antara tahun 1948-1951.

Lagu “Anging Mammiri”, ciptaan Bora Daeng Irate, tak bisa dilepaskan dari salah satu seniman besar Sulawesi Selatan yang namanya biasa disingkat Asnida itu. Andi Siti Nurhani Sapada (1929-2010), yang pernah jadi penari istana di masa Presiden Soekarno, inilah yang pertama kali mempopulerkan lagu tersebut. Dia bahkan mengembangkan lagu itu menjadi Tari Anging Mammiri.

Lagu “Anging Mammiri” kian tenar setelah Andi Kesuma membawakan lagu ini dalam film Prajurit Tauladan, tahun 1957 (Nasaruddin Koro, 2009). Film ini merupakan film pertama yang diproduksi di Makassar, dengan melibatkan pemain-pemain teater di masa itu.

Peran RRI Makassar juga terbilang besar dalam memasyarakatkan lagu “Anging Mammiri” melalui program pilihan pendengar. Sebab fans bukan cuma dapat berkomunikasi lewat udara tetapi juga saling berkirim lagu, termasuk lagu-lagu berbahasa daerah Makassar.

BACA JUGA:  Sagu: Ingatan Kolektif Pulang ke Akar

Lagu yang begitu populer sejak era 50-an ini pernah dinyanyikan oleh sejumlah penyanyi, baik lokal maupun nasional. Murtini Suharto (Daeng Te’ne), Emmi Umar, Sulami, Darna Yakung, hingga Andi Meriem Mattalatta dan Maya Rumantir pernah menyanyikannya.

Pada platform digital kita bahkan bisa menikmati “Anging Mammiri” dalam ragam suara, mulai dari Iwan Tompo, Arshinta P Azis, hingga versi Twilite Orchestra yang dibawakan oleh Addie MS feat Veronica Tan, mantan istri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang kini menjabat Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kabinet Prabowo-Gibran.

Lagu “Anging Mammiri” sudah direkam di piringan hitam, pita kaset, dalam bentuk CD, VCD, hingga DVD. Dan entah sudah berapa penyanyi bikin cover version-nya, dengan gaya dan genrenya masing-masing sebagai bentuk apresiasi, sehingga membuatnya ever lasting. (*)