Ekonomi Indonesia yang resilien ini didukung oleh pertumbuhan ekonomi yang selalu terjaga di level 5%, penurunan angka pengangguran ke level 4,9%, penciptaan 4,8 juta lapangan kerja baru, dan penurunan Tingkat kemiskinan menjadi 9%, dan kemiskinan ekstrim turun di 0,8%. Selain itu, ketimpangan ekonomi juga berhasil ditekan, mencerminkan arah kebijakan yang inklusif.
Menkeu menutup dengan mengatakan bahwa kinerja APBN 2024 tetap sehat dan kredibel. Dengan modal ini, pemerintah optimis untuk menjalankan APBN 2025 dengan baik walaupun diperkirakan tetap akan ada dinamika global yang harus terus diantisipasi dampaknya bagi perekonomian dan masyarakat Indonesia.
Lihat tabel:

#Akuair-Ampenan, 12-01-2025












