Menjadi elit, sejatinya adalah pengingat bahwa kamu dipilih untuk memberi, bukan untuk dihormati. Dan jika suatu saat rakyat berhenti memuja dan mulai bertanya, itu bukan bentuk pembangkangan, tapi cara mereka mengembalikanmu pada hakikat kepemimpinan.
Karena tidak ada elit tanpa rakyat. Dan bila rakyat dilupakan, maka elit hanya akan menjadi kosong yakni dihormati tapi tidak dicintai, berkuasa tapi tak bermakna.
Parang Tambung, 5 Juli 2025