Sedangkan penguji eksternal terdiri dari Dr Zaenal Said.l, MH, dan Dr H Muhajir Abd. Rahman, M.Pd.I.
Dr H Muhajir Abd Rahman merupakan pengganti Prof Dr H Mukhtar Lutfi. M.Pd karena saat promosi, ia sedang keluar daerah. Namun mulai ujian proposal, hasil, hingga ujian tutup, Prof Dr H Mukhtar Lutfi. M.Pd, yang menguji.
Prof Dr H Muslimin H Kara, M.Ag, merupakan promotor dari Jamaluddin, sementara Dr H Abdul Wahab, SE, M.Si, dan Dr Sumarlin, SE, M.Ak, merupakan kopromotornya.
Hasil penelitian Jamaluddin menunjukkan bahwa implementasi praktik “Attesang” dalam hubungan kerja petani dan pemilik modal, belum sepenuhnya terpenuhi. Petani belum menempatkan diri sebagai mitra kerja.
Praktik “Attesang” dalam perspektif Al-Adl tidak berjalan sebagaimana idealnya. Lantaran hak petani kala memasarkan hasil pertaniannya masih didominasi oleh pemilik modal. Begitupun soal transparansi pengambilan keputusan, tidak sejalan dengan prinsip Al-Adl.
Praktik “Attesang” di Kabupaten Gowa, yang jadi wilayah penelitiannya, menggunakan akad Muzara’ah dan Mukhaharah. Dia menilai telah sesuai dengan perjanjian bagi hasil dalam Islam.
Lebih lanjut dikemukakan bahwa dengan adanya praktik “Attesang” berbasis Al-Adl, mampu meningkatkan pendapatan petani juga pemilik modal.
Konsep ini juga membuka ruang bagi perekrutan tenaga kerja pada sektor pertanian, sekaligus dapat mengurangi pengangguran.
“Porsi penghasilan petani tergantung pada luas lahan yang digarap, sedangkan besar penghasilan pemilik modal tergantung pada jumlah mitra atau petani yang bekerja sama dengannya,” pungkas Jamaluddin.
Penguasaannya pada bidang pertanian yang kemudian disajikan secara ilmiah dalam disertadinya membuahkan hasil yang sangat positif. Nilai Ujian Promosinya adalah 4.O, dengan hasil Cumlaude.
Dia masuk sebagai mahasiswa S3, pada tahun 2023, dan selesai tahun 2026. Dengan kata lain, dia menempuh perkuliahan hanya dalam waktu 2 tahun 10 bulan 18 hari.
Di akhir promosi doktornya, Jamaluddin menyampaikan kiatnya untuk mengubah citra petani. Caranya dengan membuat program Doktor Petani di kalangan petani milenial dan Gen Z.
Jamaluddin merupakan penerima penghargaan Millenial Berkarya 2018 dari PT Semen Indonesia. Dia dan komunitasnya juga diberi apresiasi sebagai Komunitas Terbaik dari Kementerian PUPR 2018.
Deretan penghargaan lainnya berupa Business Competition tahun 2020 dari Bank Indonesia, penghargaan Mitra Brimob tahun 2022 oleh Satbrimob Polda Sulsel, Penghargaan Kampung Iklim Lestari tahun 2022 oleh KLH RI, Environmental Sosial Innovation Awards (Ensia) tahun 2025, sebagai Local Hero Inspiratif oleh PT Sucofindo, dan penerima Penghargaan Indonesia Baik Awards 2025 oleh KBR Media.












