Negosiasi, Harga Mati, dan Presisi (6): (Kisah Operasi Kepolisian Menyelamatkan Penculikan Bocah Asal Makassar)

Harga mati
Bilqis kembali ke pangkuan orangtuanya (foto istimewa)

VC Mengharukan

Dua anggota Dinas Sosial dan dua Tumenggung pun muncul. Bersamaan dengan kemunculan mereka, tim Kepolisian pun melihat Bilqis ada di antara mereka. Tim kemudian bergeser ke pinggir jalan yang tidak memiliki penerangan. Maksudnya, transaksi penyerahan Bilqis terlindung dari pandangan dan perhatian orang banyak.

Sebelumnya, tersiar di media sosial, keluarga Suku Anak Dalam agaknya merasa Bilqis bagaikan anaknya sendiri. Hubungan emosional sudah terjalin antara mereka walaupun baru beberapa hari.

“Saat kami mau ambil Bilqis, dia sempat meronta. Dia menganggap SAD itu bapaknya. Pokoknya mulai dari malam, tadi, malam lagi, kami terus bernegosiasi. Sangat alot. Katanya anak itu sudah dianggap bagian dari keluarga mereka sendiri,” kata Ipda Supriadi Gaffar dalam video yang beredar di media sosial.

Ketika Bilqis sudah di tangan Tim Kepolisian, Nasrullah melakukan “video vall” (VC) dengan orang tua Bilqis. Perwira Polisi ini juga berpesan agar peristiwa tersebut tidak disebarkan dulu.

Dimas dalam wawancara dengan penulis 12 Desember 2025 siang mengakui, Sabtu, 8 November 2025 sekitar pukul 22.00 Wita, VC antara tim di Jambi dengan pihak keluarga Bilqis.
Pipi Syahrir, ibu dari Bilqis, yang pertama menerima VC tersebut. Dia menangis histeris mengetahui anaknya sudah ditemukan.

BACA JUGA:  PKB & Opsen PKB

Dimas mengakui saat awal VC berlangsung, dia sedang memarkir kendaraan. Dia pun berlari sembari menangis setelah mengetahui kabar gembira tersebut. Bahkan, kalangan keluarga tidak ada yang tidur lagi menunggu kedatangan Bilqis.

“Saya sudah berpesan kepada istri agar ‘standby’, karena tim Kepolisian di Jambi akan melakukan VC,” kata Dimas dalam wawancara selama 24 menit tersebut.

Saat VC tersebut, juga terdapat nenek Bilqis dan keluarga yang lainnya. Jumlahnya sekitar 20 orang di dalam rumah Dimas saat itu.

Bahkan warga dari Lorong IX Rappocini, lokasi kediaman Dimas, bergabung mengikuti perkembangan operasi penyelamatan Bilqis ini.

Warga inilah yang ikut membantu pencarian pada awal tersiar berita kehilangan Bilqis. Termasuk perangkat RT dan RW pun tidak mau ketinggalan ikut membantu.

“Saya sebagai orang tua Bilqis menyampaikan terima kasih yang tulus kepada pihak Kepolisian dan warga yang sudah membantu. Saya bersyukur dan juga berterima kasih kepada para ustaz yang sudah ikut mendoakan Bilqis hingga kembali di pangkuan keluarga,” ucap Dimas dalam perbincangan dengan penulis.

BACA JUGA:  Cukur Sumpah Pemuda, Janggut Kumis Habis

Nasrullah menempuh jalan VC khawatir Bilqis menolak ikut dengan tim Polrestabes Makassar. Dalam video, tampak Supriadi Gaffar menggendong Bilqis.