Untuk memajukan kualitas manusia Sulawesi Selatan itulah yang mendorong lahirnya yayasan tersebut. Para pendiri YPL telah menyadari bahwa masyarakat Sulawesi Selatan sebagian besar masih miskin sehingga tidak mampu untuk “pergi sekolah”.
Melalui YPL itulah mereka mencoba membantu upaya pengembangan sumber daya manusia, meskipun masih dalam skala yang relatif kecil. Dengan demikian kelahiran YPL itu tidak lain dari satu upaya awal yang sangat penting untuk pengembangan sumber daya manusia Sulawesi Selatan. Kami sekarang memang tinggal melanjutkan usaha itu dalam skala yang relatif lebih luas dan besar.
Saya merasa senang karena Pak Amiruddin mengaktifkan kembali YPL. Ia, tentunya dibantu pengurus, berhasil memberikan kegiatan-kegiatan mengumpulkan dana, serta membiayai kegiatan-kegiatan.
Saya tetap mendampinginya karena usaha-usaha yang dilakukan dalam YPL memberikan kepuasan batin pada diri saya. Bagaimanapun, generasi sekarang dan yang akan datang mempunyai kewajiban untuk melanjutkan gagasan dari “orang-orang tua” kita itu.
Ternyata, memang gagasan mereka yang berpandangan jauh ke depan itu semata-mata murni untuk kemajuan Sulawesi Selatan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Republik Indonesia yang mereka cintai. Kita patut belajar dari situ. (Bersambung, MDA*).












