Akses Pupuk Sulit, Rakyat Menjerit

Hanya Dengan Islam Mampu Mensejahterakan Petani

Islam menjadikan pertanian sebagai bidang strategis. Negara akan mendukung penuh para petani. Negara juga melakukan berbagai mekanisme agar usaha dan kehidupan petani sejahtera.

Diantaranya negara akan menyediakan bahan baku pupuk secara mandiri sehingga bisa memproduksi pupuk dalam negeri, membangun industri pertanian yang menyokong kebutuhan petani, seperti produksi alat pertanian, pupuk, benih, pestisida, dan lainnya.

Negara akan mandiri dengan mendirikan industri pertanian. Negara tidak akan bergantung pada kebijakan impor. Pemasukan negara berasal dari jizyah, fai, kharaj, ghanimah, pengelolaan SDA, dan sebagainya.

Kemudian negara juga mendistribusikan pupuk secara merata ke seluruh petani hingga pelosok negeri dengan menjamin keterjangkauan harga sarana produksi pertanian serta kemudahan mengakses stok pupuk dan semprotan lainnya. Dengan kebijakan tersebut maka petani tidak akan kesulitan dalam melakukan budi daya pertanian.

Di sisi lain negara juga memiliki mekanisme dalam memberikan bantuan pada petani dan keluarga yang tidak mempunyai modal agar tetap bisa menjadi petani yang sejahtera.

BACA JUGA:  Hardiknas 2026: Memerdekakan Dosen PTS dari Ketidakpastian

Negara sangat memperhatikan sektor pertanian karena menjadi lumbung pangan bagi negara. Ketahanan pangan akan tercapai apabila negara menerapkan sistem Islam secara kaffah.

Wallahu ‘alam bisshawab.