“Oleh karena itu, mumpung ada Pak Wali Kota Bima, saya titip semoga juga banyak pejabat perempuan yang mendapatkan porsi di Pemerintah Kota Bima, begitu juga di pemerintah Kabupaten Bima,”ujar Umi Dinda sambil mengirim pesan khusus kepada Wali Kota Bima dan Bupati Bima yang diwakili Sekda.
Kepada keturunan Muhammad Salahuddin, kata Umi Dinda, beruntunglah menjadi garis keturunan yang tentu saja tidak hanya bagi keluarga, bagi orang lain, beliau adalah kebanggaan.
Umi Dinda juga mengharapkan segala teladan dan hal baik yang pernah almarhum ajarkan adalah warisan yang harus kita jaga dan teruskan bersama. Almarhum Sultan Muhammad Salahuddin tidak hanya melakukan komunikasi antarpulau di Nusantara, tetapi beliau melalui bukti-bukti sejarah sudah melakukan komunikasi dengan pihak luar negeri, baik melalui korespondensi atau surat menyurat, maupun melalui catatan-catatan penting.
“Inilah yang membedakan, tidak bermaksud melebihkan “dou Mbojo”, kita memiliki dan dikenal oleh masyarakat luar dengan kebesaran Mbojo” yang dimiliki. Kita salah satu yang beruntung memiliki bukti sejarah, dokumentasi dan sejumlah penghargaan yang dimiliki beliau pada masanya. Semoga semua ini dapat terus terjaga keberadaan Museum Asi Mbojo maupun Museum Samparaja merupakan milik almarhumah Ruma Mary. Kepada anak keturunan anak Sultan Muhammad Salahuddin semoga hal-hal baik yang telah diterapkan dapat dijaga dan bahkan ditingkatkan demi “dou labo dana Mbojo” yang kita cintai bersama. (mda).












