News  

PT Pelindo dan Yayasan Butta Porea Indonesia Tandatangani MoU Pengelolaan Sampah di Pelabuhan Makassar

PT BumiRaya Indonesia Global sebagai Mitra Strategis

Dalam kerja sama ini, PT BumiRaya Indonesia Global menjadi mitra Yayasan Butta Porea Indonesia untuk mendukung pelaksanaan program pengelolaan sampah.

Sinergi antara yayasan dan mitra profesional tersebut diharapkan dapat memperkuat aspek teknis, manajemen, pengolahan, serta pengembangan sistem persampahan yang lebih terukur.

Dengan pendekatan tersebut, program tidak hanya berhenti pada kegiatan pengumpulan dan pengangkutan sampah, tetapi diarahkan pada pemilahan dari sumber, pengolahan, pemanfaatan kembali, pengurangan residu, hingga penciptaan nilai ekonomi dari sampah yang masih dapat dimanfaatkan.

Menuju Pelabuhan Makassar yang Bersih dan Hijau

Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi awal dari sebuah gerakan bersama untuk menghadirkan Pelabuhan Makassar yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Yayasan Butta Porea Indonesia berharap kerja sama ini nantinya dapat melahirkan sebuah model pengelolaan sampah yang dapat menjadi contoh kolaborasi antara BUMN, yayasan, dunia usaha, dan masyarakat dalam menangani persoalan lingkungan.

“Persoalan sampah adalah persoalan kita bersama. Karena itu, penyelesaiannya juga harus dilakukan secara bersama-sama. Yayasan Butta Porea Indonesia ingin mengambil bagian dalam menghadirkan solusi nyata. Kami berharap kerja sama dengan Pelindo ini dapat memberikan dampak khusus bagi kebersihan dan kelestarian lingkungan di kawasan Pelabuhan Makassar,” demikian semangat yang diusung Yayasan Butta Porea Indonesia.

BACA JUGA:  Tim Periset UMI Kembangkan Panel Bulu Ayam Jadi Material Alternatif Interior

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun sistem persampahan yang tidak hanya berorientasi pada kebersihan, tetapi juga pada pemberdayaan, keberlanjutan, ekonomi sirkular, dan penciptaan nilai dari sampah.

Dengan sinergi antara PT Pelindo Regional 4 Makassar, Yayasan Butta Porea Indonesia, PT BumiRaya Indonesia Global, serta seluruh pemangku kepentingan, diharapkan persoalan sampah dapat ditangani secara lebih terintegrasi dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan masyarakat.

Makassar, 11 Agustus 2026