Sebagai tindak lanjut, panitia meluncurkan Lomba Literasi Keuangan Digital dengan hadiah puluhan juta rupiah. Lomba ini terbuka bagi pelajar dan mahasiswa melalui dua kategori: video edukasi Reels/TikTok dan poster digital. Pendaftaran dibuka mulai 17 Oktober hingga 13 November 2025, dan pemenang akan diumumkan pada akhir November.
Ketua Panitia Nursandy Syam menyebut kegiatan ini sebagai momentum memperkuat kesadaran digital lintas generasi. “Kami ingin melahirkan ekosistem keuangan digital yang sehat, aman, dan beretika. Literasi bukan hanya soal pengetahuan, tapi juga tindakan nyata,” ujarnya.
Talkshow ini menutup rangkaian kegiatan dengan pesan kuat: literasi digital bukan sekadar kemampuan teknis, tetapi kesadaran moral untuk menggunakan teknologi secara bertanggung jawab. Dengan sinergi antara regulator, akademisi, dan komunitas muda, Pemuda ICMI Sulsel dan Bank Indonesia optimistis dapat membentuk generasi baru yang cerdas secara finansial dan tangguh menghadapi risiko digital.












