News  

Pemprov Kaltara Raih Penghargaan OPSI KIPP 2025 dari Menpan-RB RI Berkat Inovasi Layanan Publik SIBATIK

Gubernur juga menegaskan bahwa praktik perundungan atau bullying adalah hal yang harus dieliminasi sepenuhnya dan tidak boleh lagi terulang di lingkungan pendidikan, khususnya di kawasan Provinsi Kaltara.

Alumni SMA Negeri 1 Makassar angkatan 1982 ini, juga secara khusus memberikan pujian atas pengembangan inovasi SIBATIK oleh SMA Negeri 1 Nunukan Selatan sebagai platform digital mutakhir yang memudahkan proses deteksi dini, pencegahan, dan penanganan kasus perundungan di seluruh lingkungan sekolah.

Zainal menggarisbawahi bahwa melalui sistem yang terintegrasi ini, seluruh elemen—mulai dari siswa, guru, orang tua, hingga aparat kepolisian, dan dinas pendidikan—dapat terhubung secara sinergis dan berkolaborasi secara responsif dalam upaya pencegahan bullying yang efektif.

Melalui pencapaian yang membanggakan ini, Pemprov Kaltara sekali lagi menegaskan dedikasi tak tergoyahkan mereka dalam menyokong agenda reformasi birokrasi nasional serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi total pada pelayanan prima bagi masyarakat. (*)

BACA JUGA:  Taksiran Kerugian Akibat Kebakaran Gedung DPRD Makassar Capai Rp253 Miliar