Lebih lanjut, Munafri mengingatkan bahwa kemampuan melantunkan ayat suci Al-Qur’an harus sejalan dengan implementasi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, hal tersebut merupakan pedoman dasar yang harus dijaga bersama. Ia pun memberikan motivasi khusus kepada para peserta yang mayoritas masih berusia muda. Kesempatan mengikuti MTQ disebutnya sebagai kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijaga dengan baik.
Dalam arahannya, Munafri juga menekankan pentingnya menjaga adab dan sikap selama mengikuti kegiatan.
Dia mengingatkan bahwa MTQ bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, membangun jejaring, serta memperkuat persaudaraan antardaerah.
“Kepada seluruh peserta, jaga adab di mana pun berada. MTQ ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga bagaimana kita membangun silaturahmi dan jejaring yang baik,” pesannya.
Tak hanya kepada peserta, Munafri juga memberikan perhatian khusus kepada para ofisial dan pelatih agar menjaga kekompakan, kondisi fisik, serta fokus para kafilah selama mengikuti rangkaian lomba.
“Jaga kekompakan anak-anak ini, jaga kondisinya, jaga fokusnya. Dengan itu, cita-cita kita untuk meraih juara umum bisa kita wujudkan,” katanya.
Pada kesempatan ini, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan bahwa pelepasan kafilah Kota Makassar bukan sekadar seremoni administratif, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah dalam membina generasi Qur’ani yang unggul dan berkarakter.
Menurutnya, pembinaan generasi Qur’ani tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca atau melantunkan ayat suci Al-Qur’an, tetapi juga pada pembentukan akhlak mulia serta kemampuan mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Pelepasan kafilah ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi wujud komitmen kita dalam membina generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam tilawah, tetapi juga berakhlak mulia dan mampu membawa nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Aliyah berharap seluruh peserta kafilah Kota Makassar dapat tampil maksimal dalam setiap cabang lomba yang diikuti, sekaligus menjaga nama baik daerah di tingkat provinsi.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan ajang MTQ sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antar peserta dari berbagai daerah.
“Harapan kami, seluruh peserta dapat tampil maksimal, menjaga nama baik Kota Makassar, serta menjadikan MTQ ini sebagai sarana mempererat ukhuwah dan meningkatkan kecintaan kita terhadap Al-Qur’an,” tuturnya.













