Direktur Utama PT Nirvana Niaga Sejahtera, Nurhadi Samad, menjelaskan bahwa permintaan dari mitra Jepang tidak dibatasi volume.
Total produk frozen cephalopods (gurita) yang di ekspor dengan volume awal sebanyak satu kontainer 20 feet atau sekitar 14–15 ton ke Jepang.
“Untuk tahap awal kami kirim satu kontainer 20 feet, sekitar 14–15 ton. Permintaan mereka sangat besar dan tidak mengenal batas volume, berapapun bisa diserap,” jelasnya.
Sementara, Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Pangan, Dandy Satria Iswara, memberikan apresiasi dan berharap pelepasan ekspor perdana ini menjadi langkah awal bagi penguatan ekosistem industri perikanan di Makassar.
Sekaligus, lanjutnya, memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain utama dalam perdagangan pangan laut dunia.
“Tentu ini bukti bahwa baik itu PT NNS, baik itu Kota Makassar dan Indonesia, produk perikanan kita bisa memenuhi standar global,” pungkasnya.












