News  

Kinerja Solid 2025 Adira Finance Perkuat Langkah Temani Ramadan Masyarakat

NusantaraInsight, Jakarta — Ramadan menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menjalani bulan suci dengan lebih tenang, terencana, dan penuh makna. Memahami kebutuhan tersebut, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menghadirkan rangkaian program bertajuk “Jalani Ramadan dengan Tenang Bersama Adira”, yang mencakup aspek mobilitas, finansial, hingga perencanaan ibadah.

Rangkaian program ini didukung oleh fundamental bisnis Adira Finance yang solid sepanjang 2025. Kinerja tersebut menjadi landasan bagi perusahaan untuk terus menghadirkan solusi yang relevan, bertanggung jawab, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Dalam acara Buka Puasa Bersama Media di Semaja Menteng beberapa waktu lalu, Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila, menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum penting bagi Adira untuk menghadirkan pertumbuhan yang bukan hanya sehat secara bisnis, tetapi juga bermakna bagi masyarakat.

“Ramadan adalah momentum ketika kebutuhan masyarakat meningkat, baik untuk mobilitas, konsumsi, maupun perencanaan ibadah. Sebagai perusahaan pembiayaan, peran kami bukan hanya menyediakan akses pembiayaan, tetapi juga menghadirkan ketenangan melalui solusi yang lebih terencana dan bertanggung jawab. Bagi Adira, pertumbuhan yang baik adalah pertumbuhan yang berjalan seiring dengan nilai dan manfaat yang kami berikan kepada masyarakat,” ujar Made, seperti disampaikan melalui rilis pers, Kamis, 12 Maret 2026

BACA JUGA:  Munafri Ungkap Visi Makassar Kota Inklusif di Podcast DetikSore

Kinerja 2025 Tumbuh Solid, Kualitas Aset Tetap Terjaga

Komitmen Adira dalam menghadirkan pertumbuhan yang sehat tercermin dalam capaian kinerja perusahaan sepanjang 2025. Adira Finance mencatatkan pembiayaan baru sebesar Rp43,2 triliun, tumbuh 18% dibandingkan tahun sebelumnya. Piutang pembiayaan yang dikelola juga meningkat 13% menjadi Rp63,4 triliun, mencerminkan kepercayaan konsumen yang tetap terjaga.
Dari sisi profitabilitas, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp12,1 triliun dengan laba bersih mencapai Rp1,5 triliun. Sementara itu, kualitas aset tetap terjaga dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) yang membaik ke level 2,0%.
Direktur Keuangan Adira Finance, Sylvanus Gani, mengatakan bahwa fundamental yang kuat menjadi bekal penting bagi perusahaan untuk menjaga keberlanjutan bisnis sekaligus menghadirkan program-program yang relevan bagi masyarakat.

“Kinerja 2025 mencerminkan ketahanan model bisnis Adira dalam menghadapi dinamika pasar. Likuiditas tetap terjaga, kualitas pembiayaan terus membaik, dan pengelolaan risiko dijalankan secara disiplin. Sejalan dengan proyeksi industri multifinance yang diperkirakan tumbuh 6–8%, kami melihat peluang pertumbuhan yang tetap terbuka di 2026. Fondasi inilah yang membuat kami optimistis menyambut 2026 dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ujar Sylvanus.