News  

Kepala LLDIKTI IX Dr Andi Lukman: Calon Doktor STIE AMKOP Harus Memiliki Perspektif Global

 

Kerja sama itu diarahkan pada riset bersama, publikasi ilmiah, pertukaran dosen dan mahasiswa, seminar internasional, pengembangan kurikulum, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

br

 

Namun, ia menegaskan kerja sama internasional tidak boleh berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman.

 

Kolaborasi harus diwujudkan melalui program konkret dan menghasilkan luaran yang dapat diukur.

 

“Kami ingin setiap kerja sama internasional menghasilkan riset bersama, publikasi pada jurnal bereputasi, mobilitas akademik dosen dan mahasiswa, pengembangan inovasi, serta peningkatan kompetensi lulusan agar mampu bersaing secara global,” katanya.

 

Ia menambahkan, STIE AMKOP akan terus memperluas kemitraan dengan perguruan tinggi, lembaga riset, dan dunia industri di berbagai negara.

 

“Kolaborasi internasional menjadi salah satu instrumen penting untuk mencetak lulusan yang adaptif, inovatif, berintegritas, dan memiliki daya saing global tanpa meninggalkan nilai-nilai kebangsaan,” tuturnya.

 

Program Doktor AMKOP Belajar ke Malaysia

 

Komitmen internasionalisasi tersebut sebelumnya diwujudkan melalui program Benchmarking Doktor Ilmu Manajemen STIE AMKOP Makassar Goes to Malaysia pada 10–16 Juni 2026.

BACA JUGA:  Polemik Terjadinya Peran Iran dan Israel, Dampaknya ke Indonesia; Geopolitik dan Ekonomi, terutama Energi

 

Kegiatan itu diikuti 40 mahasiswa dan dosen. Sebanyak delapan peserta juga tampil sebagai pemakalah dalam seminar berskala internasional.

 

Rombongan mengunjungi Universiti College Sedaya International (UCSI) dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).

 

Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk mempelajari tata kelola perguruan tinggi, pengembangan akademik, internasionalisasi kampus, transformasi digital, budaya riset, dan peningkatan kualitas pelayanan pendidikan.

 

Dr. H. Gunawan mengatakan kunjungan ke dua perguruan tinggi di Malaysia tersebut memberikan banyak pengalaman bagi pengembangan STIE AMKOP.

 

“Kedua kampus tersebut menunjukkan bagaimana perguruan tinggi dapat berkembang melalui tata kelola yang profesional, penguatan riset, kolaborasi internasional, serta transformasi digital yang terintegrasi,” ujarnya.

 

Menurutnya, praktik baik yang diperoleh selama program benchmarking akan menjadi referensi bagi STIE AMKOP dalam mempercepat transformasi kelembagaan.

 

STIE AMKOP juga menargetkan kerja sama lanjutan dengan perguruan tinggi di Malaysia dalam bidang pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pertukaran mahasiswa, dan pengembangan sumber daya manusia.

 

“Kami ingin menjadikan STIE AMKOP sebagai kampus milenial yang inovatif, berbasis digital, dan berorientasi global,” katanya.

brbr
brbr