News  

Idwar Anwar, Usulkan Nama Jalan Opu Daeng Risaju di Luwu Utara

Sosok Opu Daeng Risaju

Opu Daeng Risaju merupakan salah seorang tokoh perempuan pejuang di Indonesia yang menghabiskan masa tuanya dari penjara ke penjara, dari satu siksaan ke siksaan lainnya. Meski masih tetap bertahan hidup hingga masa kemerdekaan, namun Opu Daeng Risaju harus kehilangan pendengarannya akibat kekejaman tentara KNIL yang menembakkan senjata di telinganya.

Sebagai seorang perempuan, tentu apa yang dilakukan Opu Daeng Risaju di masanya sangatlah ganjil, bahkan terlihat aneh di masyarakat. Terlebih beliau sebagai bangsawan. Namun beliau rela menerima semua konsekuensi dalam perjuangannya menentang penjajah. Kendati harus keluar masuk penjara dan menerima berbagai macam siksaan, Opu Daeng Risaju seperti tak perduli.

Bahkan beliau harus kehilangan suaminya akibat kerasnya tekanan Belanda yang menginginkannya menghentikan semua pergerakannya untuk menentang penjajah. Beliau benar-benar berhati baja. Sulit dihentikan dengan cara apapun.

Historical Prose Karya Idwar Anwar

Dalam buku Opu Daeng Risaju ini, Idwar Anwar, mengisahkan sosok Opu Daeng Risaju dengan sangat baik. Buku ini merupakan buku pertama yang menuliskan sosok Opu Daeng Risaju dalam sebuah prosa sejarah (Historical Prose).

BACA JUGA:  Pemkot Makassar Kucurkan Rp11,49 Miliar untuk Seragam Sekolah Gratis

Dalam buku ini, bukan hanya menyajikan sosok pribadi dan sepak terjang Opu Daeng Risaju, tetapi juga terdapat beberapa peristiwa penting yang terjadi di Tana Luwu, sebelum dan sesudah proklamasi kemerdekaan.

Buku ini tentu saja sangat kaya dengan data-data sejarah yang terjadi, bukan hanya di Luwu, Sulawesi Selatan, tetapi juga di Indonesia.