News  

“Identitas” Harus Jadi Identitas Unhas dari Masa ke Masa

“Tidak mungkin saya curhatkan pada forum resmi, karena ada atasan saya, menteri dan dirjen. Tetapi kalau “”identitas” ada mimbar akademis untuk kembali eksis dalam narasi-narasi yang bernas dalam diskusi-diskusi yang bernas.

Yang penting adalah kemapanan berpikir dari masa ke masa,dan seperti Prof. Amran Razak, Ketua Umum IKKA “identitas” memiliki kapasitas berpikir yang luas,” ungkap Rektor Unhas.

Dalam raker ini telah menyampaikan paparannya Sekjen IKKA “identitas” Unhas Andi Arsunan Arsin, Farid Ma;ruf Ibrahim, Muchlis Amans Hadi, M.Dahlan Abubakar, Syawaluddin Arief, dipandu Amran Razak.

Arsunan Arsin yang membacakan produk raker menyebutkan, sejumlah masukan yang akan dilaksanakan Pengurus IKKA “identitas” Unhas periode 2024-2028 yakni, mengagendakan studi banding ke media kampus satu perguruan tinggi negeri PTN BH, “identitas” menjadi mitra kritis dan strategis Unhas yang memberikan solusi sebagai mata dan telinga ketiga bagi Unhas, melaksanakan diskusi akademik tentang topik yang aktual dan dimedia-online-kan, pengadaan foto para pemimpin redaksi (pemred) dan redaktur pelaksana (redpel) “identitas” dan dipajang di rumah kecil (rucil) “identitas”, menyediakan bank data (database) alumni, menyediakan kolom “suara alumni” di “identitas”, dan melaksanakan pertemuan silaturahim bulanan.

BACA JUGA:  Alumni FIIP Unhas Angkatan 80: Marhaban Yaa Ramadhan 1446 H

Pada kesempatan itu, M.Dahlan Abubakar selaku penulis (bersama Nur Ainun Afiah) menyerahkan buku “Apa dan Siapa Kru ‘identitas’ setebal 711 halaman, yang diterbitkan bertepatan dengan setengah abad usia media kampus ini kepada Prof.Dr.Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. (MDA).