News  

HUT Pedoman Rakyat ke-79, Gelar Bimtek Jurnalistik dan Buka Puasa Bersama

Bimtek jurnalistik, kiri ke kanan: Rusdi Embas, Ronald Ngantung, Suwardi Tahir, Mas'ud Muhammadiah dan Manaf Rahman

“Saya sewaktu di Tribun Timur, banyak bertemu para akademisi atau beberapa tokoh, ketika saya bertanya apakah anda masih membaca surat kabar cetak, jawabannya mereka tidak. Apakah anda masih mendengarkan radio jawabannya juga tidak. Jadi jika ingin mendapatkan informasi Anda dapat darimana jawabannya dari media sosial,” ungkapnya.

Ini membuktikan, lanjutnya, bahwa media yang bisa bertahan hidup, yaitu media yang bisa mengikuti perkembangan zaman.

“Industri media saat ini, harus terjun ke media sosial. Mengapa harus terjun ke media sosial karena ini untuk kepentingan masyarakat,” terangnya.

Namun, pesannya lagi, agar media yang terjun di media sosial harus menampilkan atau mengikuti kaidah-kaidah jurnalistik.

Ia juga secara garis besar menyebutkan bahwa dalam suatu peristiwa itu bisa membuat 5 sampai dengan 6 berita.

“Tentu caranya, dengan membuat berita secara umum dulu dengan 5 atau 6 paragraf saja, kemudian membuat beberapa berita khusus dengan masing-masing tokoh dalam peristiwa itu,” tandas Penasihat PWI Sulsel ini.

Adapun Ir. Manaf Rahman yang merupakan alumni Pedoman yang saat menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sulsel menjelaskan Aturan Baru Pers Hasil Konversi Media Massa di Peringatan Hari Pers Nasional di Serang Banten Februari 2026 lalu.

BACA JUGA:  Maggot sebagai Solusi Zero Waste dan Urban Farming

Salah satu poin penting yang disampaikan adalah terkait Penanggung Jawab media yang pada aturan lalu cuma diperbolehkan memimpin 2 media, dengan aturan baru ini Wartawan dengan Kompetensi Wartawan Utama sebagai penanggung jawab dapat memimpin 3 media.

Semua hal yang disampaikan oleh 4 narasumber ini menjadi pencerahan bagi para jurnalis muda baik itu di Pedoman Rakyat maupun para peserta bimtek yang hadir dari berbagai daerah, mulai dari Kabupaten Takalar, Jeneponto, Wajo, Mamuju Sulbar hingga Kota Bogor.

Syukuran dan Buka Puasa

Usai bimbingan teknis, dilanjutkan dengan acara syukuran dan buka puasa bersama yang dibuka oleh Pemimpin Umum Pedoman Rakyat Ardhy M. Basir, didampingi oleh Direktur Utama PT. Pedoman Media Utama James Wehantouw dan Pemimpin Redaksi Pedoman Rakyat Arafah, SH.

Hadir sebagai pengantar tausiah syukuran dan doa buka puasa Ustadz Asnawin Aminuddin yang juga alumni Pedoman Rakyat yang saat ini menggawangi media Pedoman Karya.

Pada acara ini, tampak dari pantauan media ini sejumlah alumni Harian Pedoman Rakyat dan juga wartawan dari para media partner, seperti, Khairil (Pedoman Rakyat), Mahyuddin (Pedoman Rakyat), Darman (Pedoman Rakyat), Supriadi (Pedoman Rakyat), Arwan D Awing (BugisPos), Rahman Rumaday (NusantaraInsight), Hermanto (Makassar Channel).