NusantaraInsight, Maros – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Maros bersama Ikatan Alumni PMII (IKA-PMII) Maros gelar Halalbihalal dan Silaturrahim di Aula Perpustakaan Daerah Kabupaten Maros. Acara bertema “Memperkuat Silaturrahim, Membangun Harmoni: Semangat Juang Gerakan PMII Maros” ini dihadiri ratusan kader aktif dan alumni lintas generasi.
Sambutan Ketua PC PMII Maros: Kaderisasi Jadi Fondasi Utama
Ketua PC PMII Kabupaten Maros, Alif Al Isra, tekankan peran kaderisasi PMII Maros sebagai pondasi organisasi.
“Kaderisasi mempertemukan kita sebagai kader PMII. Dari sini lahir kesadaran kolektif, rasa memiliki, dan semangat juang untuk berkhidmat pada organisasi, umat, serta bangsa,” ujarnya.
Ketua IKA-PMII Maros: PMII sebagai Kampus Lanjutan dan Program Unggulan
Ketua PC IKA-PMII Kabupaten Maros, Abrar Rahman (mantan Ketua PC GP Ansor Maros 2017-2021), soroti kolektivitas warga pergerakan. Ia sebut PMII sebagai tempat proses kaderisasi serius, bahkan “kampus berikutnya”.
Rencana ke depan IKA-PMII Maros:
Program Sahabat Pangan: Kolaborasi multi-pihak untuk bantu masyarakat.
Dukung UMKM Pesantren: Inisiatif “satu pesantren satu produk” sejalan program Pemkab Maros.
Abrar tegas: PMII harus tetap mitra kritis pemerintah, independen, dan setia pada rakyat.
“Didik rakyat dengan organisasi, didik penguasa dengan perlawanan,” kutipnya Pramoedya Ananta Toer.
Tausiah Penutup: Penguatan Nilai Islam dari Rais Syuriyah PCNU Maros
Acara ditutup tausiah oleh Anregurutta Drs. KH. Syamsul Khalik, Rais Syuriyah PCNU dan Ketua MUI Kabupaten Maros. Ia perkuat nilai keislaman serta pentingnya ukhuwah dalam berorganisasi dan bermasyarakat.
Halalbihalal PMII Maros 2026 jadi momentum refleksi gerakan, perkuat harmoni kaderisasi, dan kontribusi nyata bagi Maros.













