News  

Gubernur Zainal Paliwang Tegaskan Pentingnya Kekompakan Alumni dalam Turnamen Sepakbola Mini IKA Unhas

Ketua Dewan Pembina PW IKA Unhas Kaltara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kelancaran turnamen. Menurutnya, ajang ini telah sukses menciptakan iklim kebersamaan yang kokoh di antara sesama alumni Unhas.

Zainal A. Paliwang yang juga menjabat Gubernur Kalimantan Utara menegaskan, target utama agenda ini bukan cuma soal raihan prestasi di lapangan, melainkan demi memelihara silaturahmi dan solidaritas. Ia berharap kiprah alumni Unhas di pelbagai daerah mampu memberi dampak positif yang nyata bagi masyarakat luas.

br

“Tujuan utama turnamen ini adalah silaturahmi antarsesama alumni Unhas. Yang kedua, keberadaan para alumni Unhas harus dapat bermanfaat bagi masyarakat di sekelilingnya. Dan yang tidak kalah penting adalah tetap menjaga kekompakan alumni IKA Unhas,” ungkapnya.

Rasa bangga dan apresiasi turut dilayangkan Sekretaris Jenderal DPP IKA Unhas, Prof. Dr. Ir. Yusran Yusuf, M.Si, IPU, C.EIA yang hadir mewakili Ketua Umum DPP IKA Unhas, Andi Amran Sulaiman. Ia memberikan ucapan selamat kepada PW IKA Unhas Kaltara atas keberhasilan penyelenggaraan acara peringatan Dies Natalis ke-70 Unhas ini, yang dinilainya tak lepas dari arahan dan dorongan jajaran Dewan Pembina.

BACA JUGA:  Pete-pete Laut Siap Beroperasi

Dalam pengarahannya sebelum menutup kegiatan secara resmi, Yusran menegaskan bahwa DPP IKA Unhas konsisten mengusung tiga nilai pokok dalam roda organisasi alumni, yakni memperkuat silaturahmi, merajut kolaborasi, serta siap berkontribusi bagi bangsa dan negara. Ketiga pilar tersebut dinilainya tecermin jelas selama kejuaraan di Tanjung Selor.

“Teman-teman bersilaturahmi dengan gembira dan terjadi interaksi antarsesama alumni. Harapannya, ini bisa berdampak positif di wilayah masing-masing. Intensitas permainan memang luar biasa dan adrenalinnya tinggi, tetapi sportivitas dan fair play sangat terlihat dan terbangun dalam turnamen ini,” papar Yusran.

Keberhasilan turnamen ini menyisipkan pesan mendalam bahwa usia bukanlah batasan untuk terus aktif berolahraga, berkarya, dan memupuk kebersamaan. Para alumni senior berusia di atas 40 tahun berhasil membuktikan bahwa gairah berkompetisi dapat terus menyala tanpa mengesampingkan rasa saling menghormati.

Pada akhirnya, Turnamen Sepak Bola Mini Semarak Dies Natalis ke-70 Unhas ini bukan sekadar melahirkan deretan juara, melainkan makin mengukuhkan tali persaudaraan. Dari Lapangan Aryyaguna, Tanjung Selor, keluarga besar Unhas membuktikan bahwa kemenangan sejati terjadi saat olahraga mampu menghadirkan silaturahmi, kebersamaan, dan kejujuran bertanding yang terus terjaga meski kompetisi telah usai. (*)

br
br