“Kepergian Virendy telah kami dekap dengan keikhlasan yang penuh. Meski rasa sayang kami begitu besar, kami sadar Tuhan jauh lebih menyayanginya. Kini, ia telah bersandar dalam kedamaian abadi di sisi Yang Maha Kuasa. Doa-doa kami tidak akan putus, sembari tetap memelihara asa bahwa melalui kuasa-Nya, keadilan hukum bagi almarhum dan keluarga yang ditinggalkan akan segera mewujud,” ujar adik kandung ayah almarhum tersebut dengan nada yang tegar.
Perhelatan yang berlokasi di kediaman bersejarah peninggalan Prof. Dr. Onde Jimmy Wehantouw, MS ini turut dihadiri oleh Lurah Woloan II, Jeane Maria Kures, beserta para tokoh masyarakat setempat.
Acara ditutup dengan kehangatan santap siang bersama, diiringi alunan musik dan senandung lagu dari para undangan yang menambah suasana kekeluargaan, sebelum akhirnya dipuncaki dengan sesi dokumentasi bersama untuk mengabadikan momen persaudaraan tersebut. (*)












