NusantaraInsight | Jeneponto -– Semakin hari, perjuangan Syamsuriati alias Kr. Ringgi untuk mendapatkan keadilan yang tertunda semakin banyak mendapatkan dukungan. Tidak hanya dari keluarga dan tim hukum, dukungan juga mengalir dari berbagai organisasi masyarakat, salah satunya adalah Ormas Pekat yang secara resmi memberikan dukungan penuh bagi wanita yang dikenal sebagai srikandi Jeneponto ini.
Ketua Divisi Hukum Ormas Pekat, Andi Akbar M. SH menjadi salah satu sosok yang aktif mendukung Kr. Ringgi. Dalam keterangan yang disampaikan, dia menegaskan komitmen organisasinya untuk selalu berdampingan. “InsyaAllah kami bersama Kr. Ringgi! Kami yakin dia orang benar, mungkin dijebak oknum tidak bertanggung jawab untuk mematikan karakternya di politik,” ujar Andi Akbar dengan tegas.
Bukan hanya itu, dia juga menyatakan keberanian untuk melakukan langkah lebih jauh jika diperlukan. “Kalau perlu, kami akan lapor langsung ke Presiden Prabowo!” katanya. Kata-katanya ini menunjukkan bahwa dukungan yang diberikan bukan hanya ucapan semata, melainkan ada keinginan nyata untuk membantu Kr. Ringgi mendapatkan keadilan yang seharusnya.
Yang paling penting, perjuangan Kr. Ringgi tidak lagi hanya tentang mempertahankan hak pribadinya atau mengembalikan nama baiknya sendiri. Seiring dengan semakin banyaknya dukungan yang diterima, perjuangannya semakin melampaui batasan pribadi menjadi simbol perjuangan untuk mempertahankan martabat hukum dan keadilan di tanah air. Setiap langkah yang dia tempuh menjadi pengingat bahwa sistem hukum harus bekerja untuk semua orang, tanpa pandang bulu, dan asas persamaan hak di depan hukum harus selalu ditegakkan.
Semoga kebenaran yang Kr. Ringgi cari segera terungkap, dan keadilan yang telah tertunda selama bertahun-tahun bisa tiba pada waktunya. Semoga dukungan yang mengalir bisa memberikan kekuatan tambahan bagi dia untuk terus berjuang tanpa lelah.
Perjuangan yang Tidak Berhenti

Meskipun waktu telah berjalan selama bertahun-tahun, semangat Kr. Ringgi tidak pudar. “Saya tetap berupaya agar semuanya terang benerang,” ujarnya dengan nada tegas. Berbagai upaya telah dia lakukan untuk membuka tabir kebenaran, namun hasil yang diharapkan belum pernah tercapai.
Namun, kesabaran dan kepercayaannya pada Tuhan tetap utuh. “Saya sabar dan berserah diri, semoga perjuanganku diterima ridho-Nya,” katanya. Di tengah kesulitan, dia juga mengajukan harapan agar Presiden Republik Indonesia Bapak H. Prabowo Subianto dapat mendengar suara mereka yang mencari keadilan.












