Pada tahun 2017, beliau diminta untuk ikut serta dalam seleksi Guru Terbaik. Dan alhasil, beliau terpilih menjadi salah satu guru terbaik tingkat SMA di Bulukumba.
Melalui Pelatihan IT, yang mana Hacker-82 Community sebagai narasumber diundang untuk membawakan materi dan praktikum di Ruang Lab IPA SMAN 15 Bulukumba.
Hacker-82 Community bukan kali pertama melakukan kegiatan sosial dan pelatihan. Diketahui, program yang dinamai Bakti Sosial pernah diberlangsungkan di beberapa titik, adapun hasil karya inovasi dan bakti sosial, antara lain :
1. Membangun unit PC dengan menggunakan rangka kayu (2012)
2. Menciptakan Antivirus dengan nama AnVir TKJ (2013), berubah menjadi Hacom-82 Security (2014)
3. Membangun unit PC berbentuk perahu dari pipa paralon untuk pameran Hari Ulang Tahun (HUT) Kab. Bulukumba
4. Bakti Sosial Servis Gratis SMPN 1 Bulukumba
5. Bakti Sosial IT Clinic SMAN 10 Bulukumba yang nantinya melahirkan organisasi IT bernama POST IT SMAN 10 Bulukumba
6. Bakti Sosial di kantor Desa Topanda Kec. Rilau Ale untuk memberikan konsultasi gratis seputar teknologi kepada Masyarakat, Pelajar SMP dan SMA sekitar
7. Pelatihan IT SMAN 15 Bulukumba yang melahirkan Eskul IT bernama IT School SMAN 15 Bulukumba
8. Workshop Pelatihan Persiapan Baksos Troubleshooting dalam rangka pengabdian masyarakat dan ajang promosi TKJ SMKN 3 Bulukumba yang dipelopori oleh Guru TKJ Pak Sukri, S.Kom, dimana beliau adalah salah satu kader Hacker-82 Community.
Dr. Muhammad Yusran juga merupakan satu dari 250 peserta terpilih Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Guru Mapel Pase E seluruh SMA se-Indonesia (27/10/23) yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan, Kebudayan, Riset dan Teknologi RI.
Lebih dari 7.000 sarjana Komputer dan seribu lebih non Informatika seluruh Indonesia yang mendaftar, Yusran menjadi perwakilan dari Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Pada program lanjutan yang akan dilaksanakan di bulan mei, Yusran kembali terpanggil untuk mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Kemendikbudristek RI sebagai perwakilan untuk provinsi Sulawesi Selatan.
Diketahui, sebanyak 38 peserta terdaftar, yang mana setiap peserta merupakan perwakilan dari tiap provinsi di seluruh Indonesia.
Bulukumba patutnya bangga dengan kehadiran sosok cendekiawan, inovatif dan aktivis seperti Dr. Muhammad Yusran M.Kom.
Hadirnya Doktoral Bidang Media (Multimedia Interaktif) ini diharapkan menjadi awal perkembangan teknologi dan informasi semakin berkembang di Sulawesi Selatan, khususnya di Bumi Panrita Lopi Bulukumba.
———-
Laporan : Ahmad Robbani BTKR.
Editorial : Ahmad Robbani BTKR.
Dokumentasi : Ahmad Robbani BTKR. Bulukumba












