News  

BUNG HATTA: Kemerdekaan Tidak Datang dengan Sendirinya

Karena itu, sikap pasif tersebut harus diubah menjadi sikap yang aktif.
Bagi Bung Hatta, kebudayaan memiliki peran yang sangat penting karena kebudayaan akan mengangkat derajat suatu bangsa. Indonesia memiliki sejarah yang panjang dan peradaban yang besar. Sayangnya, selama berabad-abad masa penjajahan, sejarah tersebut berusaha ditutupi sehingga bangsa Indonesia seolah-olah kehilangan rasa percaya diri terhadap identitasnya sendiri. Sambung Hasan.

Lebih lanjut, Masyarakat Indonesia tidak lagi diposisikan semata-mata sebagai rakyat yang menerima perintah. Mereka mulai diberi kesempatan mengisi berbagai jabatan pemerintahan yang dibentuk pada masa pendudukan Jepang. Dengan demikian, telah terjadi perluasan peran, dari sekadar menjadi objek pemerintahan menjadi subjek yang mulai belajar mengelola pemerintahan dan menentukan arah bangsanya sendiri.

Salah seorang peserta memberi tanggapan bahwa menurutnya, Bung Hatta telah menggambarkan bahwa proses mempersiapkan sebuah bangsa menuju kemerdekaan membutuhkan perjalanan yang panjang. Kemerdekaan tidak lahir hanya karena satu atau dua tahun persiapan ataupun sekadar karena adanya janji politik dari pihak lain. Jauh sebelum Indonesia benar-benar merdeka, Bung Hatta telah merancang sebuah gagasan besar mengenai bagaimana bangsa ini harus dipersiapkan agar mampu berdiri sebagai bangsa yang merdeka.

BACA JUGA:  Konsep Dialog Publik Garuda Astacita Nusantara Telah Matang

Seperti biasa diskusi ini dihadiri oleh peserta dari beragam kelompok, dari Aparatur Sipil Negara, Aktivis Lingkungan, Akademisi, Mahasiswa dan pelaku usaha UMKM (why).