Jambore merupakan pertemuan besar Pramuka Penggalang yang digelar oleh Kwartir Gerakan Pramuka.
Jambore Nasional (Jamnas) Sibolangit, tahun 1977 diadakan di Gunung Sibayak yang berudara sejuk, pada ketinggian 864 mdpl.
Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit ini berbukit-bukit dengan banyak anak sungai yang airnya jernih. Tempat ini diresmikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX, selaku Ketua Kwartir Gerakan Pramuka Nasional, kala itu.
“Saya juga koleksi senter LED. Jumlahnya lebih 30an mungkin,” cerita Andi Irawan Bintang, seputar hobinya itu.
Senter-senter dalam berbagai ukuran, bentuk, warna, dan merek dibeli di marketplace secara online.
Senter-senter itu tidak menggunakan bohlam pijar tetapi berupa senter LED (Light Emitting Diode), yang punya cahaya lebih terang dan hemat energi.
Pengalaman sebagai anggota organisasi yang didirikan oleh Lord Baden-Powell sejak SD itu rupanya sangat tertanam pada diri Andi Irawan Bintang.
Hal itu bukan saja terkait dengan hobinya mengoleksi kompor portable dan senter tetapi tercermin pada karakter dirinya.
Nilai-nilai dan kode kehormatan Pramuka (satya dan darma) dipraktikkan secara konsisten. Sebagai orang yang pernah menduduki jabatan kepala dinas, ia tetap rendah hati dan bersahaja. Ia juga sosok yang peduli dan penuh perhatian.
“Saya ke mana-mana membawa kantong plastik untuk digunakan menaruh sampah,” kata Andi Irawan Bintang sembari mengeluarkan kantong
“Saya ke mana-mana membawa kantong plastik untuk digunakan menaruh sampah,” kata Andi Irawan Bintang sembari mengeluarkan kantong kresek.
Kantong kresek itu lalu ditaruh bekas pembungkus kue dan lontong, juga kulit rambutan. Itu dilakukan usai makan bersama di teras Masjid Ashabul Jannah, Jumat, 6 Februari 2026.
Dalam Dasa Darma Pramuka, memang terkandung banyak nilai. Selain takwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan cinta pada Tanah Air, juga cinta alam dan kasih sayang pada sesama.
Selain itu, terdapat pula nilai-nilai terkait semangat menolong, rajin, terampil, hemat, bersahaja, serta bertanggung jawab.
Dari hobi Andi Irawan Bintang yang suka mengoleksi kompor portable dan senter, tersirat bahwa ia tak membanggakan benda-benda itu. Sebab memang fungsional, bisa digunakan, dan bermanfaat pula bagi orang lain.
Kompor portable mini itu contohnya. Digunakan untuk memanaskan kuah bakso saat Jumat Berkah. Jadi makin menambah nikmat bakso yang disantap.
Apalagi makannya beramai-ramai, sebagai bentuk kebersamaan antar pustakawan Dispusarsip, maupun jamaah sholat Jumat lainnya. (*)












