Ia berharap energi positif yang ditunjukkan oleh rekan-rekan Angkatan 81 dapat menjadi teladan yang baik bagi para alumni dari berbagai lintas era, mulai dari angkatan 1950-an hingga tarikan napas generasi 2000-an.
“Melalui momentum ini, mudah-mudahan apa yang kami lakukan bisa menjadi contoh yang baik bagi teman-teman dari seluruh angkatan SMANSA. Mulai angkatan 50-an sampai 2000-an. Kita semua adalah bagian dari keluarga besar SMANSA. Mudah-mudahan melalui kegiatan seperti ini, silaturahmi dan persaudaraan kita semakin erat,” harapnya.
Perayaan 45 tahun SMANSA 81 Makassar ini pada hakikatnya juga bertindak sebagai pengingat abadi bahwa eksistensi serta kekuatan sebuah organisasi alumni tidak semata-mata dinilai dari megahnya program yang digelar, melainkan dari konsistensi dalam menjaga kepedulian, soliditas, dan keharmonisan antaranggota.
Di tengah kesibukan padat serta dinamika perjalanan hidup masing-masing individu, titik temu lintas angkatan ini menjelma menjadi oase untuk saling melempar sapa, bertukar kisah, meregenerasi keakraban, serta menumbuhkan kepekaan sosial terhadap sesama anggota keluarga besar alumni.
Pesan kuat mengenai makna “Milikta Bersama” menegaskan bahwa merawat kebersamaan merupakan tugas kolektif seluruh warga IKA SMANSA Makassar. Sebab, almamater tercinta bukanlah sekadar institusi tempat menimba ilmu di masa lalu, melainkan rumah besar persaudaraan yang wajib terus dijaga kehangatannya untuk diwariskan kepada generasi penerus.
Melalui perhelatan akbar ini, IKA SMANSA Angkatan 81 sukses membuktikan bahwa meskipun usia kian bertambah, gelora persahabatan, kepedulian, dan dedikasi dalam merajut tali silaturahmi tidak akan pernah lekang dimakan waktu. (*)












