“Dengan hadirnya SPPG ini, kita bersama-sama menjalankan program utama Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” tuturnya.
“Harapan kita, makanan bergizi ini benar-benar sampai ke sasaran, khususnya kepada anak-anak kita, sehingga peningkatan gizi dapat berjalan dengan baik,” sambung mantan Bos PSM itu.
Selain berdampak pada peningkatan kesehatan dan gizi, Munafri juga menilai SPPG membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Appi menyebut, dalam satu hari, SPPG dapat memproduksi hingga 1.000 bahkan lebih dari 1.000 paket makanan.
Tentu ini membutuhkan pasokan bahan pangan dalam jumlah besar, seperti telur, daging, ikan, dan bahan lainnya.
“Ini adalah peluang bagi masyarakat sekitar untuk ikut terlibat, baik sebagai pemasok bahan pangan maupun sebagai tenaga kerja di SPPG ini,” jelasnya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam rantai pasok SPPG dapat menjadi sumber penghasilan tambahan sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
Bagi masyarakat yang belum bisa menjadi pemasok, masih ada peluang untuk bekerja sebagai pegawai atau pekerja di tempat ini.
“Semua bisa terlibat untuk bersama-sama membantu menyalurkan makanan bergizi bagi anak-anak kita,” pungkas Munafri. (*)












