Wali Kota Makassar Instruksikan Jajaran Siaga 24 Jam Hadapi Cuaca Ekstrem

NusantaraInsight, Makassar — Di tengah meningkatnya intensitas cuaca ekstrem, curah hujan mengguyur Kota Makassar, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin kembali menunjukkan sikap responsif dalam menjaga keselamatan warganya.

Mengantisipasi dampak curah hujan tinggi disertai angin kencang, Munafri mengeluarkan instruksi siaga penuh kepada seluruh jajaran pemerintah, mulai dari kepala SKPD, camat, lurah, hingga perangkat paling bawah di tingkat RT/RW.

Seluruh aparatur diminta siaga 24 jam dan aktif memantau kondisi wilayah masing-masing, guna memastikan potensi bencana dapat terdeteksi dan ditangani sejak dini.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh jajaran pemerintah dalam menghadapi musim angin kencang dan curah hujan tinggi yang berpotensi menimbulkan dampak langsung bagi masyarakat.

Appi menginstruksikan kepada jajaran SKPD, camat, lurah hingga perangkat paling bawah di tingkat RT/RW, Munafri menekankan bahwa menjaga Kota Makassar, dari berbagai potensi risiko telah menjadi maklumat bersama dan tanggung jawab kolektif seluruh elemen pemerintah.

“Karena ini musim cuaca ekstrem, kepala seluruh SKPD, Kadis, camat dan Lurah hingga RT/RW. Tetap siaga pantau lingkungan sekitar,” seruan Munafri, Kamis (8/1/2026).

BACA JUGA:  Munafri Hadiri Muswil ISMI Sulsel

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan perlindungan maksimal bagi masyarakat, sekaligus memastikan respons cepat di tengah ancaman cuaca ekstrem yang kian tidak menentu.

Ia secara khusus mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk siaga penuh di tengah meningkatnya intensitas hujan. Munafri menegaskan, pemerintah tidak boleh membiarkan ada masyarakat yang terdampak langsung tanpa kehadiran dan campur tangan negara.

“Curah hujan tinggi ini harus kita sikapi dengan kesiapsiagaan. Saya minta semuanya jajaran standby, memastikan tidak ada masyarakat yang terdampak langsung, harus bergerak ada kehadiran Pemerintah,” ujarnya.

Dengan langkah kesiapsiagaan dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Pemerintah Kota Makassar berharap dampak cuaca ekstrem dapat diminimalkan serta keselamatan warga tetap terjaga.

Dia juga mengingatkan seluruh jajaran bekerja secara terukur, responsif, dan komunikatif di lapangan. Oleh sebab itu, Appi memastikan bahwa Pemerintah Kota Makassar fokus, konsentrasi, kepedulian, dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah melayani masyarakat di situasi saat ini.

“Ini penting, saya ingatkan, fokus dan konsentrasi dalam bekerja, kepedulian dan integritas dalam bekerja. Ini akan menjadi penting bagi kita semua,” tuturnya.

BACA JUGA:  Aliyah Mustika Ilham Terima Audiensi IPPNU Terkait Kegiatan Latin dan Latpel

Munafri juga menyampaikan imbauan langsung kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan dan angin kencang.
Ia meminta warga untuk lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas di luar rumah.

Khususnya di area yang banyak terdapat pohon pelindung dan pohon penghijauan di sepanjang jalan, yang berpotensi tumbang sewaktu-waktu.

“Kami imbau masyarkat untuk lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di sekitar pohon-pohon penghijauan di jalan, karena bisa saja tumbang akibat angin kencang,” ujarnya.

Selain itu, Munafri juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai bahaya arus listrik akibat kondisi cuaca ekstrem, yang dapat menimbulkan risiko serius, terutama bagi anak-anak.

“Antisipasi arus listrik, ini bisa sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak kecil. Kita minta masyarakat benar-benar memperhatikan hal ini,” tutup Munafri.

Tak hanya di daratan, orang nomor satu Kota Makasar itu, menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar untuk aktif melakukan pemantauan terhadap warga di wilayah kepulauan.