Mantan CEO PSM itu memaparkan, pertumbuhan ekonomi Kota Makassar tahun ini mencapai angka 5,39 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional maupun Provinsi Sulawesi Selatan.
Selain itu, tingkat inflasi berhasil dijaga di bawah 2,5 persen. Capaian ini, lanjut Appi memberikan gambaran bahwa proses kolaborasi yang kita lakukan selama satu tahun terakhir berjalan baik dan mampu menghadirkan indikator ekonomi yang positif.
Sehingga memasuki tahun kedua kepemimpinannya, Munafri menegaskan arah kebijakan pemerintah kota akan bergeser dari sekadar menjalankan prinsip good governance menuju impactful governance.
Menurutnya, pemerintahan yang baik tidak cukup hanya tertib secara administrasi, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Ke depan, yang kami dorong bukan hanya tata kelola yang baik, tetapi bagaimana setiap kebijakan benar-benar berdampak langsung pada pemenuhan kebutuhan masyarakat. Dampak langsung inilah yang terus kami gaungkan,” ujarnya.
Munafri kembali menegaskan bahwa, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri. Sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha dan perguruan tinggi, menjadi kunci dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Bosowa yang dinilainya tidak sedikit dalam mendukung pembangunan di Kota Makassar, termasuk melalui berbagai bentuk dukungan sosial dan ekonomi kepada masyarakat lewat bantuan CSR.
“Kehadiran Bosowa bukan hanya menjadi kebanggaan Makassar, tetapi juga telah tumbuh menjadi korporasi besar berskala nasional yang memberi manfaat luas bagi daerah-daerah tempatnya beroperasi,” tutupnya. (*)












