“Ini untuk memudahkan masyarakat berpindah dari satu pulau ke pulau lainnya tanpa harus memikirkan biaya transportasi,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada tenaga kesehatan dan tenaga pendidik yang bertugas di wilayah kepulauan melalui skema insentif tambahan.
Besaran insentif akan disesuaikan dengan kategori pulau, baik pulau dekat, sedang, maupun jauh.
Munafri juga menekankan pada peningkatan infrastruktur sebagai salah satu fokus utama, termasuk perbaikan jalan dan paving di sejumlah pulau di Kecamatan Sangkarrang.
Tak hanya itu, persoalan kelistrikan di Pulau Barrang Lompo turut menjadi perhatian serius. Ia menargetkan pasokan listrik di pulau tersebut dapat beroperasi selama 24 jam paling lambat tahun depan.
“Insya Allah paling telat tahun depan listrik di Pulau Barrang Lompo bisa menyala 24 jam. Ini penting karena banyak aktivitas masyarakat yang terganggu akibat keterbatasan listrik,”
tegasnya.
Di akhir sambutannya, Munafri berharap komunikasi antara pemerintah dan masyarakat terus terjalin dengan baik, sehingga setiap kebutuhan dan permasalahan warga dapat direspons secara cepat dan tepat.
“Yang kami inginkan adalah adanya kedekatan, kesamaan, dan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, agar semua kebutuhan bisa terselesaikan dengan maksimal,” pungkasnya.
Kehadiran orang nomor satu di Kota Makassar ini, turut hadir Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, Asisten II Pemkot Makassar, Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum.
Selanjutnya, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perhubungan.
Juga, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika beserta jajaran kepala Bidang, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala Bagian Protokol, Camat Sangkarrang, hingga Direktur Umum PD Parkir. (*)












