Setahun Kepemimpinan Munafri-Aliyah Kepuasan Publik Tembus 80,1 Persen

Sebanyak 89,5 persen responden menyatakan puas terhadap program seragam sekolah gratis. Angka ini diperoleh dari kategori penilaian sangat puas dan cukup puas.

“Dengan kata lain, hampir 90 persen warga yang mengetahui program ini memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaannya di lapangan,” terangnya.

Program berikutnya yang menjadi perhatian adalah iuran sampah gratis. Hasil survei menyebutkan, program ini memiliki tingkat awareness yang jauh lebih tinggi dibanding program lainnya.

Lebih dari 80 persen masyarakat Makassar mengetahui keberadaan program tersebut, bahkan hampir mendekati 100 persen.

Namun, dari sisi kepuasan, angkanya berada di level 62,2 persen. Meski masih tergolong mayoritas dan menunjukkan respons positif, angka ini dinilai belum ideal.

“Hasil survei ini menjadi catatan penting bagi pemerintah kota untuk melakukan evaluasi dan perbaikan agar program iuran sampah gratis dapat memberikan dampak yang lebih maksimal serta meningkatkan kepuasan publik di masa mendatang,” sebutnya.

Selanjutnya, program sambungan PDM gratis menunjukkan tantangan yang lebih besar dalam hal sosialisasi.

Tingkat awareness publik terhadap program ini tidak mencapai 40 persen, tepatnya hanya 34,8 persen masyarakat yang mengetahui keberadaannya.

BACA JUGA:  Wali kota Makassar Pimpin World Cleanup Day

Kendati demikian, di antara mereka yang mengetahui program tersebut, sebanyak 57,9 persen menyatakan puas.

“Mayoritas publik tetap memberikan apresiasi, meski ada sejumlah aspek teknis yang dinilai perlu dibenahi oleh pelaksana program,” ungkap Ras MD.

Sementara itu, rencana pembangunan stadion baru juga menjadi bagian dari survei. Karena proyek ini belum terlaksana, pendekatan pertanyaan lebih difokuskan pada tingkat pengetahuan dan keyakinan publik terhadap realisasinya.

Sebanyak lebih dari 54 persen responden mengetahui adanya rencana pembangunan stadion baru oleh Pemerintah Kota Makassar.

Terkait lokasi, 73,1 persen masyarakat mengetahui bahwa stadion tersebut direncanakan dibangun di kawasan Untia, sedangkan 25,1 persen mengaku tidak mengetahui lokasinya.

Yang menarik, sebanyak 59,3 persen publik menyatakan yakin pembangunan stadion baru, program unggulan MULIA tersebut akan terlaksana.

“Tingkat keyakinan ini dinilai menjadi indikator penting yang mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap komitmen pemerintah kota dalam merealisasikan proyek tersebut,” katanya, menjelaskan.

Sesnagkan, program Makassar Mulia Berjasa mencatat tingkat awareness paling rendah di antara program yang disurvei. Hanya 12,1 persen responden yang mengetahui keberadaan program ini.

BACA JUGA:  Sambungan Air Gratis Direalisasi, 400 KK di Veteran Utara Kini Tersenyum Lega

Angka tersebut menjadi catatan serius dalam hal sosialisasi.
Namun demikian, terdapat hal menarik.

Dari responden yang mengetahui program tersebut, tingkat kepuasan mencapai 100 persen. Artinya seluruh responden yang mengenal program Makassar Mulia Berjasa memberikan apresiasi positif terhadap pelaksanaannya.

Adapun aplikasi Lontara Plus juga menjadi bagian penting dalam survei. Tingkat awareness terhadap aplikasi ini masih berada di angka 22 persen.

Sebanyak 30 persen responden mengaku kurang tahu, dan 47 persen tidak mengetahui sama sekali. Dari mereka yang mengetahui keberadaan Lontara Plus, sebanyak 30,1 persen mengaku telah mengunduh atau menggunakan aplikasi tersebut.

“Fitur yang paling sering diakses adalah layanan aduan masyarakat, dengan persentase mencapai 77,5 persen,” tuturnya.

Terkait kecepatan respons terhadap aduan, lebih dari 70 persen responden menilai respons yang diberikan tergolong cepat.

Angka ini dinilai cukup baik, mengingat aplikasi tersebut masih relatif baru namun sudah dinilai efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.