Di Terminal Regional Daya, urainya, Perumda Terminal mulai melakukan pengaktifan kembali aramda perusahaan otobus (PO) secara bertahap.
Selain itu, kawasan terminal juga akan ditata untuk mendukung aktivitas UMKM agar lebih produktif dan tertata. Bagaimana PO itu, akan masuk kembali.
“Sekarang ini kita lakukan untuk kedatangan, Insyaallah kedepan keberangkatannya. Dan bagaimana terminal itu bisa kita aktifkan kembali terutama UMKMnya,” jelas Elber.
Untuk Terminal Malengkeri, lanjutnya, terdapat tiga program utama yang sedang dan akan dijalankan. Yaitu Pasar Bongkar Muat, yang saat ini tengah dibenahi dari sisi infrastruktur dengan pemasangan paving block untuk mengatasi genangan air.
Kedua, pembangunan Koperasi Merah Putih, yang ditargetkan rampung pada Februari dan diharapkan mampu menggerakkan perekonomian di dalam kawasan terminal.
“Kami berencana menghadirkan moda transportasi tambahan dengan membangun pool angkutan guna meningkatkan mobilitas dan keramaian kawasan Terminal Malengkeri,” tutupnya. (*)












