Ia mencontohkan, jika ada persoalan infrastruktur seperti jalan rusak atau fasilitas publik yang membutuhkan perhatian pemerintah, masyarakat bisa menyampaikannya melalui konten kreatif di media sosial.
Munafri juga mendorong para kreator untuk memberikan kritik yang konstruktif terhadap kinerja pemerintah.
“Silakan menjadi corong pemerintah, bukan hanya menyampaikan program, tapi juga memberikan kritik. Kalau ada yang tidak bagus, sampaikan. Itu penting supaya kami bisa memperbaiki pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, pria yang akrab disapa Appi itu menyampaikan sejumlah isu perkotaan yang menjadi perhatian pemerintah, seperti penataan trotoar yang masih sering digunakan untuk aktivitas lain serta pengelolaan sampah dari rumah tangga.
Ia mengajak para kreator untuk ikut mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah serta memanfaatkan sampah melalui berbagai metode seperti komposter dan maggot.
“Kita kolaborasi berikan edukasi pada masyarakat. Kita ingin masyarakat memahami bahwa sampah bukan hanya masalah, tapi juga bisa memberikan nilai ekonomi bagi rumah tangga,” ajak Appi.
Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu Kota Makassar itu juga, memaparkan sejumlah program strategis Pemerintah Kota Makassar, yang membutuhkan dukungan sosialisasi dari para kreator digital.
Diantaranya adalah, sambungan air gratis bersih PDAM bagi masyarakat kurang mampu, kemudian layanan pengaduan masyarakat melalui Lontara, yang menampung ribuan laporan warga dan berupaya menindaklanjuti aduan tersebut secepat mungkin.
Selain itu, Pemkot Makassar juga menjalankan program seragam sekolah gratis bagi siswa baru tingkat SD dan SMP, masing-masing dua pasang seragam yang dibiayai melalui APBD.
Progrma tak kalah penting kata dia, kebijakan iuran sampah gratis bagi masyarakat rumah tangga kurang mampu di Kota Makassar.
“Program ini harus diketahui masyarakat bahwa ada anggaran pemerintah yang digunakan untuk membantu kebutuhan pendidikan anak-anak kita,” jelas Munafri.
Di bidang perlindungan sosial, Pemkot Makassar juga menanggung iuran BPJS bagi puluhan ribu masyarakat. Tahun ini, sebanyak 81 ribu warga mendapat jaminan sosial yang mencakup jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.
Tak hanya itu, pemerintah kota juga memberikan 41 ribu jaminan hari tua bagi pekerja rentan dan pekerja keagamaan, termasuk membuka peluang bagi pekerja kreatif untuk didaftarkan dalam program tersebut.
Ia mengajak para kreator untuk ikut mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah serta memanfaatkan sampah melalui berbagai metode seperti komposter dan maggot.












