Kadis PU Makassar Dampingi Wali Kota Temui Dubes Finlandia, Bahas Kerjasama Infrastruktur Cerdas

NusantaraInsight, Makassar — Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar Zuhaelsi Zubir mendampingi Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima kunjungan Duta Besar Finlandia untuk Indonesia, Pekka Kaihilahti, di Makassar, Rabu (15/4/2026).

Pertemuan ini membahas peluang kerjasama strategis di sektor infrastruktur cerdas, energi, pengelolaan air, dan pendidikan, dengan penekanan pada solusi teknologi Finlandia yang aplikatif untuk masyarakat.

Zuhaelsi Zubir, yang hadir sepanjang pertemuan, turut menyaksikan penjelasan Dubes Pekka tentang skema kerjasama Finlandia.

Menurut data dari situs resmi Business Finland (2025), negeri itu telah menyalurkan dukungan teknologi senilai lebih dari €500 juta untuk proyek infrastruktur di Asia Tenggara, termasuk desalinasi air di Filipina dan energi surya di Vietnam, model yang relevan dengan kebutuhan Makassar.

“Pada dasarnya, kami mencari peluang bekerja sama dengan pemerintah daerah atau perusahaan lokal dalam proyek infrastruktur cerdas,” ujar Pekka Kaihilahti, seperti dilansir rilis resmi Kedutaan Finlandia di Jakarta.

Wali Kota Munafri Arifuddin, akrab disapa Appi, menyambut positif tawaran tersebut. Ia menekankan keterbukaan Pemkot Makassar terhadap kolaborasi skala kecil, mengingat regulasi pusat membatasi proyek besar daerah berdasarkan UU No. 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah.

BACA JUGA:  Gerak Cepat, Satgas PU Makassar Sisir Drainase Pettarani Hingga Landak Baru

“Di Indonesia, kita terikat kebijakan pusat. Tapi kita bisa mulai dari skala kecil, seperti pengolahan air atau desalinasi,” katanya.

Appi secara khusus soroti kebutuhan mendesak listrik di delapan pulau Makassar, di mana sebagian warga hanya mendapat pasokan enam jam per hari—data yang selaras dengan laporan Dinas PU Makassar (2025) yang mencatat defisit energi hingga 40% di wilayah kepulauan.

“Kami butuh teknologi lebih baik. Jika Finlandia punya solusi, mari uji bersama,” tambahnya.

Pertemuan juga menyentuh pendidikan, dengan Appi mengusulkan proyek percontohan sekolah berbasis sistem Finlandia, yang dikenal unggul secara global (peringkat PISA 2022: Finlandia nomor 1 dunia). Finlandia siap libatkan pertukaran guru dan peningkatan kapasitas.

Sebagai penutup, Appi undang Pekka hadir di Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour 2026 di Makassar, Juni mendatang. Agenda yang didukung Kemenlu RI untuk diplomasi kuliner. Dubes Finlandia menyambut baik dan komitmen hadir.
Pertemuan ini jadi momentum awal kerjasama, mengingat Finlandia telah sukses bantu Indonesia di proyek serupa seperti pengelolaan air bersih di Jakarta via Asian Development Bank (2024). Pemkot Makassar harap ini percepat pembangunan berkelanjutan. (*)