Munafri: TP PKK Harus Jadi “Kawah Candradimuka” 

NusantaraInsight, Makassar — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan peran strategis organisasi Tim Penggerak PKK sebagai ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan perempuan di tengah dinamika pembangunan kota.

Ia menyebut, PKK bukan sekadar organisasi sosial, melainkan harus menjadi “kawah candradimuka” yang mampu menempa kader-kader tangguh, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

Penegasan tersebut disampaikan Munafri saat memberikan sambutan dalam Kegiatan Rapat Kerja Tim Penggerak PKK Kota Makassar yang berlangsung di Novotel Grand Shayla Makassar, Rabu (8/4/2026).

Dalam suasana yang penuh semangat kebersamaan, kegiatan ini turut dihadiri Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa, bersama jajaran pengurus PKK dari seluruh kecamatan di Kota Makassar.

Munafri menekankan, di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks, PKK dituntut untuk terus beradaptasi dan memperkuat kapasitas kadernya.

“Saya berharap melalui forum rapat kerja ini, lahir gagasan-gagasan inovatif serta program nyata yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, mulai dari tingkat keluarga hingga komunitas,” harap Munafri.

Menurutnya, kekuatan utama PKK terletak pada kedekatannya dengan masyarakat. Karena itu, organisasi ini memiliki posisi strategis dalam mendorong perubahan perilaku, meningkatkan kualitas keluarga, serta memperkuat ketahanan sosial di tingkat akar rumput.

BACA JUGA:  BAZNAS Kota Makassar Gelar BAZNAS Goes to Campus.

“PKK harus menjadi ruang pembelajaran yang hidup, tempat kader-kadernya ditempa dengan disiplin, kepedulian, dan semangat pengabdian. Dari sinilah akan lahir generasi yang tidak hanya kuat secara karakter, tetapi juga mampu membawa perubahan bagi Kota Makassar ke depan,” tegasnya.

Melalui momentum ini, Pemerintah Kota Makassar ingin sinergi antara PKK dan pemerintah semakin solid, sehingga berbagai program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Appi itu menegaskan pentingnya Raker) Tim Penggerak PKK sebagai momentum menghasilkan program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat, bukan sekadar rutinitas seremonial.

Ia mengingatkan agar makna rapat kerja tidak bergeser hanya menjadi agenda pertemuan berulang tanpa tindak lanjut. Ia menekankan bahwa esensi Raker adalah rapat dulu, baru kerja, bukan sebaliknya terus-menerus rapat tanpa realisasi program.

Sehingga, melalui forum ini, lahir berbagai program kerja yang tidak hanya inovatif, tetapi juga mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Terlebih lagi, memperkuat peran PKK dalam mendukung program Pemerintah, khususnya di bidang pemberdayaan dan pembangunan kualitas keluarga,” jelasnya.