Program ini diharapkan mampu memangkas jalur distribusi yang selama ini harus melalui Kota Makassar, sehingga lebih efisien terutama bagi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.
“Kapal rute pulau ini, akan melayani antar pulau setiap hari. Kita mulai dengan satu unit untuk melihat skema terbaik, lalu akan dikembangkan sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Di sektor energi, Pemerintah Kota Makassar juga menargetkan penyediaan listrik 24 jam di wilayah kepulauan.
Munafri menyebutkan, pihaknya tengah mengkaji berbagai alternatif, termasuk pemanfaatan energi terbarukan seperti panel surya.
“Insya Allah paling lambat tahun depan, listrik 24 jam di Pulau Barrang Lompo bisa terealisasi,” katanya optimistis.
Di bidang perlindungan jaminan sosial, Munafri mengungkapkan bahwa pemerintah Kota telah menjamin sekitar 81.000 masyarakat melalui program BPJS Ketenagakerjaan untuk perlindungan kecelakaan dan kematian.
Tahun ini, jumlah tersebut akan ditambah dengan 41.000 peserta untuk jaminan hari tua, khususnya bagi pekerja rentan dan pekerja keagamaan.
“Program ini akan disosialisasikan secara masif juga bagi warga pulau, melalui agen Perisai yang akan turun langsung ke masyarakat,” terangnya.
Tak hanya itu, ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan lingkungan, mengingat kepadatan penduduk di Pulau Barrang Lompo yang mencapai sekitar 6.000 jiwa.
Mengakhiri kunjungannya, Munafri berharap seluruh program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat kepulauan. (*)












