Munafri Pastikan Pemerintah Kota Hadir hingga Kepulauan, dari Infrastruktur hingga Listrik 24 Jam

Selain itu, Munafri menekankan pentingnya ketahanan logistik di wilayah kepulauan. Dia meminta Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan memastikan ketersediaan bahan pangan tetap terjaga, terutama saat kondisi cuaca ekstrem seperti gelombang tinggi yang berpotensi menghambat distribusi.

“Pulau ini rawan ketika ombak tinggi. Karena itu, kita harus membangun kekuatan logistik agar distribusi kebutuhan masyarakat tetap berjalan baik,” tuturnya.

Appi juga mengingatkan bahwa wilayah kepulauan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya aparat setempat.

Menurutnya, seluruh masyarakat Kota Makassar harus diperlakukan setara tanpa perbedaan, termasuk warga pulau.

” Pulau ini bukan hanya tanggung jawab camat atau kapolsek. Ini tanggung jawab kita semua. Tidak ada perbedaan, semua masyarakat harus mendapat perhatian yang sama,” tegasnya.

Dalam bidang transportasi, Munafri mengungkapkan rencana peluncuran program “pete-pete laut” pada tahun 2016 ini. Program tersebut berupa layanan kapal yang akan beroperasi secara gratis dan terjadwal untuk menghubungkan antar pulau.

Program ini diharapkan mampu memangkas jalur distribusi yang selama ini harus melalui Kota Makassar, sehingga lebih efisien terutama bagi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.

BACA JUGA:  Percepatan RPJMD Makassar 2025–2029, Pemkot Makassar Mulai Panaskan Mesin Pembangunan 2027

“Kapal rute pulau ini, akan melayani antar pulau setiap hari. Kita mulai dengan satu unit untuk melihat skema terbaik, lalu akan dikembangkan sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Di sektor energi, Pemerintah Kota Makassar juga menargetkan penyediaan listrik 24 jam di wilayah kepulauan.

Munafri menyebutkan, pihaknya tengah mengkaji berbagai alternatif, termasuk pemanfaatan energi terbarukan seperti panel surya.

“Insya Allah paling lambat tahun depan, listrik 24 jam di Pulau Barrang Lompo bisa terealisasi,” katanya optimistis.

Di bidang perlindungan jaminan sosial, Munafri mengungkapkan bahwa pemerintah Kota telah menjamin sekitar 81.000 masyarakat melalui program BPJS Ketenagakerjaan untuk perlindungan kecelakaan dan kematian.

Tahun ini, jumlah tersebut akan ditambah dengan 41.000 peserta untuk jaminan hari tua, khususnya bagi pekerja rentan dan pekerja keagamaan.

“Program ini akan disosialisasikan secara masif juga bagi warga pulau, melalui agen Perisai yang akan turun langsung ke masyarakat,” terangnya.

Tak hanya itu, ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan lingkungan, mengingat kepadatan penduduk di Pulau Barrang Lompo yang mencapai sekitar 6.000 jiwa.

BACA JUGA:  Sambut Ramadan, Wali Kota Munafri Keluarkan Edaran THM Wajib Tutup

Mengakhiri kunjungannya, Munafri berharap seluruh program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat kepulauan. (*)