Ia pun menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar, untuk terus membuka akses seluas-luasnya bagi anak-anak panti asuhan agar dapat memperoleh pendidikan yang berkualitas serta kesempatan yang sama dalam meraih masa depan.
Menurut Ketua IKA FH Unhas itu, anak-anak panti juga harus memiliki mimpi dan cita-cita besar untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan, baik di Kota Makassar maupun di tingkat nasional.
“Biarkan anak-anak panti ini juga punya cita-cita yang tinggi dan harapan besar untuk ikut melaksanakan pembangunan yang ada di Kota Makassar,” terangnya.
“Suatu saat nanti dari anak-anak yang hadir di sini akan lahir pemimpin-pemimpin masa depan, baik di Kota Makassar maupun di Indonesia,” lanjutnaya.
Munafri juga berharap momentum peringatan Nuzulul Quran tersebut dapat melahirkan generasi Qurani yang menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia menuju Generasi Emas Indonesia 2045.
Di akhir sambutannya, ia mengajak seluruh anak-anak panti asuhan yang hadir untuk tidak merasa rendah diri dan tetap percaya diri dalam menjalani kehidupan serta meraih masa depan.
Appi berharap kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut dapat membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang hadir, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Kota Makassar.
“Saya mengimbau kepada seluruh anak-anakku yang hadir hari ini, tidak perlu minder diri dan tidak perlu merasa kecil di tengah masyarakat, dengan kebersamaan kita hari ini akan membawa berkah bagi kita semua,” tutup Munafri.
Dalam momen ini, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham mengajak masyarakat menjadikan momentum Ramadan dan peringatan Nuzulul Qur’an sebagai pengingat untuk memperkuat keimanan serta mempererat persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Lanjut dia, peringatan Nuzulul Qur’an di bulan suci Ramadan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk semakin mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya berharap semangat kebersamaan dan ukhuwah yang terbangun melalui kegiatan seperti ini dapat terus memperkuat persatuan masyarakat Kota Makassar serta mendorong kita bersama membangun kota yang lebih religius, harmonis, dan penuh kepedulian sosial,” singkat Aliyah. (*)












