“Kita ingin mewariskan generasi berikutnya, kepada anak cucu kita, kota yang bersih, kota yang indah, dan kota yang sehat,” katanya.
Karena itu, ia mengajak masyarakat mulai mengelola sampah sejak dari rumah dan tidak mewariskan persoalan lingkungan kepada generasi mendatang.
“Kita harus bahu-membahu bersama-sama menjadi penanggung jawab bersama untuk menciptakan kota yang bersih dan kota yang sehat,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Appi juga menyinggung persoalan distribusi air bersih yang dilakukan Pemkot Makassar di sejumlah wilayah Kecamatan Tallo.
Pelayanan dilakukan melalui distribusi air menggunakan mobil tangki PDAM, termasuk kepada masyarakat yang saluran airnya tidak mengalir.
Selain PDAM, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga terus melakukan distribusi air bersih. Sementara Dinas Pekerjaan Umum (PU) diminta memaksimalkan sistem penyediaan air minum (SPAM) yang telah dibangun pemerintah.
“Ini bisa ter-cover dengan segala macam apa yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk memastikan jaminan dan suplai air bersih bisa sampai ke tengah-tengah masyarakat,” tuturnya.
Appi juga meminta jajaran lurah serta RT/RW ikut menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Menurutnya, kondisi keamanan di Kecamatan Tallo yang saat ini dinilai semakin baik harus dipertahankan melalui keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan dan ketertiban lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.
Hadir mendampingi Wali Kota Munafri, Ketua TP PKK Makassar Melinda Aksa, Sekda Makassar Andi Zulkifly Nanda, Tim Ahli Pemkot Andi Hudli Huduri, serta jajaran SKPD Pemkot Makassar. (*)

br
br






br





