“Kami bertekad melaksanakan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya. Kami ingin seluruh peserta yang hadir dapat menikmati semilir angin mamiri dan nikmatnya kuliner di Kota Makassar,” tambahnya.
Lebih jauh, Munafri berharap kolaborasi yang terbangun antara Pemerintah Kota Makassar, Pemerintah Kabupaten Pangkep, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak terkait dapat memberikan warna tersendiri dalam pelaksanaan MTQ tersebut.
Ia menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi membaca Al-Qur’an, melainkan juga menjadi manifestasi peningkatan nilai-nilai religius di kalangan anggota Korpri dalam menjalankan tugas dan pengabdiannya sebagai aparatur negara.
“MTQ ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga wujud penguatan nilai spiritual dan nilai-nilai Qur’ani yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari serta dalam menjalankan tugas sebagai anggota Korpri,” tutupnya.
Pada Launching dan Sosialisasi MTQ ke- VIII Korpri Tingkat Nasional 2026, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Ini adalah momentum memperkuat integritas dan nilai spiritual ASN dalam pengabdian kepada masyarakat,” singkat Aliyah Mustika Ilham.
Sedangkan, Ketua Umum Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Nasional, Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan bahwa MTQ Korpri bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan momentum strategis untuk memperkuat nilai-nilai religius di kalangan aparatur sipil negara (ASN).
Hal itu disampaikan Zudan dalam kegiatan launching dan sosialisasi MTQ Korpri yang digelar di Makassar. Ia menyebut, terdapat tiga pilar utama yang menjadi fondasi pelaksanaan MTQ Korpri.
“Pilar pertama adalah pilar persaudaraan. Kita ingin memperkuat persaudaraan dari 6,5 juta ASN kita,” ujarnya.
Menurutnya, MTQ menjadi ruang pemersatu ASN dari berbagai kementerian, lembaga, provinsi, hingga kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Pilar kedua, lanjut Zudan, adalah pilar kolaborasi. Ia menekankan pentingnya sinergi antara Korpri Pusat, kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah agar dapat tumbuh dan berkembang bersama.
“Bagaimana Korpri Pusat, kementerian, lembaga, dan kabupaten/kota bisa tumbuh bersama-sama,” katanya.
Sementara pilar ketiga yang disebutnya sebagai landasan paling penting adalah kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Ia meyakini seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir memiliki semangat yang sama dalam menumbuhkan nilai-nilai Qur’ani di lingkungan ASN.
“Saya meyakini Ibu-Bapak ASN semua yang hadir malam hari ini, di hatinya ada tiga landasan itu, pilar persaudaraan, pilar kolaborasi, dan pilar kecintaan terhadap Al-Qur’an,” ucapnya.












