Benahi Kawasan Pelabuhan, Pelindo Dukung Penuh Program Pemkot Makassar

Lebih lanjut, kedua pihak membahas upaya konsolidasi buffer area di sekitar MNP yang diharapkan mampu mengurai potensi kemacetan, khususnya pada jam-jam padat aktivitas logistik.

“Langkah ini menjadi bagian dari strategi penataan kawasan pelabuhan yang terintegrasi dengan sistem transportasi kota,” jelasnya.

Dalam jangka panjang, Pelindo juga merencanakan pengembangan fungsi Pelabuhan Hatta sebagai terminal kendaraan (car terminal) dan terminal curah.

Pengembangan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan logistik sekaligus mendukung pertumbuhan aktivitas perdagangan di wilayah Makassar dan sekitarnya.

Sementara itu, untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pengguna jasa, konsep terminal penumpang Pelabuhan Makassar ke depan akan dikembangkan sebagai etalase layanan dengan standar kenyamanan dan tata kelola modern, menyerupai konsep pelayanan di bandara.

“Hal ini diharapkan mampu memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan representatif bagi masyarakat,” tukasnya.

Sedangkan, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pelindo dalam pembangunan Taman Km 0 yang diharapkan menjadi ikon baru kota.

” Pembangunan Taman Km 0 ini diharapkan menjadi ruang publik yang representatif sekaligus memperindah kawasan pesisir yang menjadi pintu gerbang utama aktivitas pelabuhan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pimpin Apel Hardiknas, Wali Kota Makassar: Pentingnya Kualitas Pendidikan Berbasis AI

Menurutnya, kehadiran taman tersebut tidak hanya memperkuat estetika kawasan, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan BUMN dalam membangun wajah kota yang lebih baik.

Selain pembangunan taman, kerja sama dalam penataan parkir truk di kawasan pelabuhan juga menjadi fokus utama kedua pihak.

Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kelancaran arus lalu lintas serta mendukung efisiensi distribusi logistik di Kota Makassar.

Dengan adanya sinergi ini, diharapkan kawasan pelabuhan Makassar dapat berkembang menjadi kawasan Indonesia Timur, yang lebih tertib, modern, dan terintegrasi.

“Juga, memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kenyamanan masyarakat,” tukasnya. (*)