BAZNAS Makassar Bawa Bantuan ke Perumnas Antang Blok 8

Islam juga menekankan pentingnya tanggung jawab sosial. Setiap individu memiliki kewajiban untuk peduli terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitarnya.

“Makanya, dalam konteks bencana seperti banjir, ini berarti bahwa setiap muslim seharusnya berperan aktif dalam memberikan bantuan kepada para pengungsi. Hal ini sejalan dengan prinsip ukhuwah (persaudaraan) yang mengajak umat untuk saling membantu dan mendukung satu sama lain, terlepas dari latar belakang sosial, ekonomi, atau budaya,” tuturnya.

Menyinggung asal dana dari bantuan yang diserahkan kepada pengungsi, kandidat doktor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar itu membenarnya selruuh dana yang diperuntukan untuk bantuan kepada korban banjir semuanya berasal dari zakat,infak, dan sedekah (ZIS), baik dari aparat sipil negara (ASN) mulsim Pemerintah Kota Makassar. Termasuk para guru guru muslim, jajaran Perusda, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang berpangkalan di masjid masjid, jajaran Polres Pelabuhan Makassar, orang perorang, dan lainnya.

Sebelum mengakhiri pernyataannya, ATM juga meminta tim BAZNAS Makassar bersiap diri untuk melakukan bantuan serupa, Senin, 23 Desember besok di blok 10 Antang, dan tempat lainnya. “Bagi tim BAZNAS Makassar agar tetap siaga,” tutup mantan Ketua Lembaga Dakwah NU Kota Makassar ini. (din pattisuhusiwa—tim media baznas kota makassar).

BACA JUGA:  Appi-Aliyah Halalbihalal dengan Keluarga Besar Disdik Makassar