9.098 Calon RT Bertarung Rebut 5027 Kursi Ketua Demokrasi Akar Rumput di Makassar

“Mereka bisa menyerap apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan masyarakat untuk disuarakan ke pemerintah,” jelasnya.

Lebih lanjut politisi Demokrat itu, menegaskan pentingnya menjaga kualitas proses demokrasi dalam pelaksanaan Pemilihan RT/RW serentak yang digelar di seluruh wilayah Kota Makassar.

Dalam kunjungannya, Aliyah menekankan bahwa keterlibatan aktif masyarakat merupakan fondasi utama dalam membangun kepemimpinan lokal yang kuat dan berdaya guna.

Pemilihan RT/RW, kata dia, bukan hanya proses administratif, tetapi bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang dekat dengan warga.

Lanjut dia, pemilihan RT/RW adalah ruang bagi warga untuk menentukan pemimpin lingkungan yang akan menjadi mitra mereka setiap hari.

“Kami ingin memastikan setiap proses berjalan transparan, tertib, dan memberikan rasa percaya kepada masyarakat,” terangnya.

Ia menambahkan bahwa pemimpin lingkungan memiliki peran strategis dalam merangkul warganya, melayani kebutuhan harian, serta menghadirkan solusi atas persoalan sosial di tingkat paling dasar.

Yang paling penting, pemilihan ini harus menghadirkan pemimpin yang mampu merangkul, melayani, dan menghadirkan solusi bagi warganya.

BACA JUGA:  Apindo, PGI, YADEA, dan Pemkot Makassar: Dorong Investasi dan Kendaraan Listrik di Sulsel

“Saya sangat mengapresiasi antusiasme dan kedewasaan demokrasi masyarakat Makassar hari ini. Semoga semangat kebersamaan ini terus kita jaga, karena pembangunan kota yang kuat selalu dimulai dari lingkungan yang solid,” tambahnya.

Aliyah juga mengapresiasi kerja keras petugas TPS, lurah, camat, dan seluruh elemen masyarakat yang terlibat dalam memastikan pelaksanaan pemilihan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

“Saya berharap momentum ini menjadi titik awal memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Makassar yang lebih inklusif dan responsif,” pungkasnya.