Saat ini, lanjut Ismail kita dihadapkan pada satu persimpangan sejarah yang krusial. Dimana pontensi kemajuan bangsa Indonesia sangat banyak dimiliki, sedang disisi lain tantangan yang kita hadapi juga tidak kecil,” terangnya
Dalam situasi seperti itu, saya meyakini, hanya orang-orang yang memiliki cinta yang besar dan keikhlasan layaknya kepada ibu kandung sendiri, yang bisa menjaga Ibu Pertiwi ini tetap utuh dan selamat sampai ke tujuannya.
“Hari ini kita berkumpul di sini, untuk berbincang ringan, dan mengenal salah seorang anak kandung ibu Pertiwi, yang darah air mata dan nyawanya sudah dipertaruhkan demi menjaga tanah air yang dicintainya,” kata Ismail.
“Kita akan coba mengenal lebih dekat sosoknya dari mata para sahabat dan teman-teman seperjuangannya,” kunci Ketua Kopi Sulsel. (*Rz)












