Ma’REFAT INSTITUTE, Kritisi Krisis Lingkungan

Di penghujung acara, Direktur Eksekutif Ma’REFAT INSTITUTE Mohammad Muttaqin Azikin, menuturkan keresahannya merespon penyampaian paparan kedua pemantik mengenai kondisi krisis lingkungan yang dialami Sulawesi Selatan. Ironisnya, sampai saat ini, publik belum pernah mendengar rencana dan langkah strategis yang disiapkan Pj. Gubernur dan Pemprov Sulawesi Selatan untuk mengantisipasi kemungkinan bencana yang terus mengintai. Padahal, Sulsel kini tengah dilanda kekeringan parah, dan beberapa bulan mendatang mesti bersiap lagi menghadapi “tragedi” banjir tahunan. Sementara Pj. Gubernur Sulsel malahan lebih sibuk kampanye memprioritaskan penanaman pohon pisang. Tutup Muttaqin Azikin mengakhiri sesi diskusi REFORMING#6 sore itu.[*]

 

BACA JUGA:  Ma'REFAT INSTITUTE Lanjutkan Diskusi Pergerakan Bung Hatta