K-apel : Awal yang Tidak Romantis

Kekuatan keempat : Sabar
Sabar mengajarkan K-apel untuk menghargai proses. Tumbuh tidak selalu cepat, namun selalu bermakna. Dalam kesabaran, K-apel belajar bahwa perubahan sejati membutuhkan waktu dan kehadiran. “Sabar bukan menunggu tanpa bergerak, tetapi berjalan pelan tanpa kehilangan arah.”

Kekuatan kelima : Kolaborasi
K-apel percaya bahwa kebaikan tidak diciptakan sendirian. Relawan, orang tua, komunitas, dan sahabat kebaikan adalah satu barisan harapan. Bersama, langkah menjadi lebih kuat dan tujuan terasa lebih dekat.
“Ketika hati disatukan, pekerjaan berat pun berubah menjadi perjalanan.”

Seperti kata pepatah, “berjalan sendiri mungkin cepat, berjalan bersama lebih jauh.”
#BerbagiItuCinta

Program Unggulan: Jalan, Bukan Tujuan

Dari nilai dan keyakinan itulah, lahir program-program unggulan K-apel, bukan sebagai tujuan akhir, tetapi sebagai jalan untuk memanusiakan manusia.

Kami menyebut program-program K-apel seperti orang bercerita tentang keluarga sendiri antara lain :
1. Kampus Lorong K-Apel lahir dari keyakinan bahwa belajar harus dekat dengan kehidupan.
2. LAJU (Literasi Anak Juara) mengajarkan anak-anak percaya pada diri sendiri.
3. TALIQU (Literasi Qur’an) menenangkan batin. Jalan sukses dunia akhirat
4. LIBUR (Literasi Budaya Rakyat) menjaga ingatan kolektif.
5. BELI (Beranda Literasi) membuka ruang dialog.
6. LIKE (Literasi Kemandirian Ekonomi) menguatkan daya hidup.
7. LILIN (Literasi Lingkungan) menumbuhkan kepedulian.
8. LIPAT (Literasi Pangan Terpadu) mengikat kemandirian dan keberlanjutan.
9. LIMID (Literasi Media Informasi Digital) membekali kecakapan zaman.

BACA JUGA:  Muhammadiyah Sulsel akan Terbitkan Buku Juknis Dakwah Kultural

Semua program itu lahir dari satu keyakinan yakni literasi adalah pintu martabat. Seperti kata Nelson Mandela, “pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia.”
#BerbagiItuCinta

Kami Tetap Memilih Berbagi

Hari ini, ketika K-Apel diberi ruang di KompasTV, kami tidak merasa sampai. Kami hanya merasa diingatkan bahwa perjalanan ini masih panjang. Masih banyak lorong yang membutuhkan cahaya. Masih banyak anak yang membutuhkan harapan.

Dan kami akan tetap memilih jalan yang sama jalan berbagi,
jalan sabar, jalan cinta.

Karena kami percaya bahwa
selama niat dijaga, iman dirawat, dan cinta dibagikan. Allah SWT selalu bersama langkah-langkah kecil yang tulus.

K-apel #BerbagiItuCinta
bukan sebatas tagline,
tetapi cara hidup.

Parang Tambung, 13 Desember 2025