Pada bagian akhir sambutannya, Indira mengutip beberapa bagian dari puisi karya Dorothy Law Nolte yang berjudul “Anak-Anak Belajar dari Apa yang Mereka Alami dalam Kehidupan Ini”. Dia kemudian menutup sambutannya dengan mengatakan “Dari Keluarga, Kehidupan Anak Mulai Menapak, dari Hatinya PKK, Kita Wujudkan Makassar Kota Layak Anak”. (*)
Indira Jusuf Ismail, PKK, dan Kota Layak Anak
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

7. Menetapkan visi misi menuju 1000 Tahun alaf Kegorontaloan, sebagai horizon peradaban yang meneguhkan eksistensi Gorontalo dalam skala nasional dan global. Manado, 15 Juni 2026 PENGURUS PAGUYUBAN LAMAHU LO MOLADU…

Dan pembebasan Palestina dari pendudukan zionis hanya bisa direalisasikan di bawah pemerintahan Islam (Khilafah). Sebab dalam Islam pemimpin atau Khalifah bertugas untuk menyatukan seluruh kaum muslimin, dan memastikan rakyatnya hidup…

Nasionalisme tidak bisa diukur hanya dari kefasihan menggunakan bahasa daerah tertentu Jika ukuran cinta daerah hanya ditentukan dari kemampuan berbahasa lokal, maka kita sedang menyederhanakan makna budaya itu sendiri. Padahal…

Proses alih media tidak boleh sekadar melakukan pemindaian (scanning) dokumen ke format PDF. Transformasi digital harus mencakup implementasi tanda tangan elektronik (TTE) tersertifikasi, penerapan metadata kearsipan standar, dan syarat digitwl…

Dalam semangat itu pula, wartawan-wartawan senior tidak boleh dilupakan, apalagi disingkirkan. Mereka adalah bagian penting dari sejarah perjalanan PWI Sulsel. Banyak di antara mereka yang pernah memimpin organisasi, menjadi pengurus,…








