WhatsApp Digunakan Tiga Miliar Orang di Dunia

WhatsApp
Dr. Zulkarnain Hamson, S.Sos., M.Si. (Peneliti Media Sosial)

Intensitas penyebaran rumor atau ujaran kebencian di grup chat seringkali lebih sulit diawasi dan ditindak dibandingkan platform media sosial publik, menjadikannya ruang yang berbahaya jika tidak disertai literasi digital memadai.

WA juga memicu risiko keamanan siber, kerentanan akun yang sulit dihindari. Keberadaan WA tidaklah luput dari ancaman keamanan siber yang nyata, termasuk peretasan, pencurian data, dan peniruan akun (spoofing).

Banyak pengguna masih kurang waspada terhadap taktik social engineering, seperti phishing kode verifikasi, semua itu memungkinkan peretas mengambil alih akun dan bisa melakukan penipuan.

Ketergantungan total pada satu aplikasi seperti WA membuat masyarakat sangat rentan, di mana hilangnya akses ke WA seringkali berarti terputusnya koneksi sosial dan juga profesional seseorang.(z)

BACA JUGA:  Menggemparkan, Ilmuwan Temukan Kehidupan di Asteroid